MIAMI, POLIKATA.COM — Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami (19/7/2026) melahirkan salah satu drama paling gila dalam sejarah sepak bola modern. Meski Inggris berhasil menyegel kemenangan dramatis dengan skor 6-4 atas Prancis, panggung utama malam itu justru menjadi milik sang megabintang Les Bleus, Kylian Mbappe.
Penyerang Real Madrid berusia 27 tahun tersebut resmi mengukir tinta emas dengan memuncaki dua rekor pencetak gol sekaligus, melompati torehan sang legenda hidup, Lionel Messi.
Prancis sempat hancur lebur di babak pertama setelah tertinggal 0-4 dari Inggris yang tampil sangat agresif. Namun, ban kapten di lengan Mbappe bukan sekadar pajangan. Memasuki babak kedua, ia memimpin aksi kebangkitan yang hampir mustahil.
Mbappe terlibat langsung dalam lahirnya gol-gol balasan Prancis. Gol pertama dan keempat dicetak langsung melalui aksi individu dan penyelesaian klinis yang meruntuhkan pertahanan Tiga Singa.
Sedangkan gol kedua lahir berkat assist brilian Mbappe yang berhasil dikonversi oleh pemain pengganti, Bradley Barcola.
Puncak Rekor Baru Abad ke-21
Duet Maut Bersejarah Bersama Olise
Menolak Selamat, Soroti Messi
Kendati menorehkan rekor individu yang mencengangkan, Mbappe menolak untuk jemawa. Dalam wawancara emosional di tepi lapangan sesaat setelah laga usai, ia menolak ucapan selamat dari para jurnalis karena fokusnya tertuju pada rivalitas dan laga final esok hari.
“Leo (Messi) pasti akan mencetak gol besok,” ujar Mbappe merendah.
Prediksi Mbappe bukan tanpa alasan. Lionel Messi, yang saat ini mengoleksi 8 gol di turnamen ini dan total 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia, akan memimpin Argentina menghadapi Spanyol di partai final.
Messi hanya butuh dua gol untuk menyamai rekor baru yang baru saja ditorehkan Mbappe malam ini.
Pertempuran perebutan tempat ketiga telah usai dengan Inggris membawa pulang medali perunggu, namun sejarah baru yang diukir Mbappé dipastikan akan menggantung di langit Miami untuk waktu yang sangat lama. (*)












