PADANG, POLIKATA.COM – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan strategis Komisaris Utama Bank Mega Syariah, Mohammad Nuh, di Kediaman Resmi Wali Kota pada Jumat (17/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan kerja sama kedua belah pihak, khususnya dalam mengakselerasi digitalisasi layanan publik di Kota Bengkuang.
Dalam diskusi hangat tersebut, Mohammad Nuh menegaskan komitmen Bank Mega Syariah untuk terus memperdalam sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Fokus utama kolaborasi ini diarahkan pada penguatan kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang melalui sistem pengelolaan keuangan yang modern.
“Kami berharap kemitraan yang telah terjalin sejak 2019 ini semakin berkembang, terutama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan percepatan transformasi digital. Bank Mega Syariah siap mendukung penuh, baik dari sisi pengelolaan aset maupun pendanaan, demi meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” ujar Mohammad Nuh.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2009–2014 ini juga menggarisbawahi bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk merespons pertumbuhan kota yang pesat. Menurutnya, integrasi teknologi akan membuat layanan menjadi lebih efisien dan mudah diakses oleh warga.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi atas dukungan berkelanjutan dari Bank Mega Syariah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan merupakan pilar penting dalam optimalisasi pelayanan publik.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh potensi yang ada. Sinergi ini sangat krusial untuk mendorong kinerja Perumda AM agar lebih profesional. Semoga kerja sama ini terus meningkat demi kemaslahatan masyarakat luas,” tutur Fadly.
Tak hanya soal layanan air bersih, Fadly juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang tengah merancang inovasi di sektor perparkiran. Langkah ini diambil guna mengatasi kompleksitas tata kota yang kian dinamis. Salah satu solusi jangka pendek yang sedang disiapkan adalah penerapan sistem parkir berbasis digital yang terintegrasi.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik bagi inovasi-inovasi berbasis teknologi lainnya di lingkungan Pemko Padang, sejalan dengan visi kota untuk menjadi pusat pelayanan publik yang modern dan transparan di Sumatra Barat. (red)












