BeritaDaerahHeadlinePadang Panjang

Wako Hendri Arnis Dukung Sistem One Way: Ingat! Mulai 19–20 Maret dan 22–24 Maret 2026

×

Wako Hendri Arnis Dukung Sistem One Way: Ingat! Mulai 19–20 Maret dan 22–24 Maret 2026

Sebarkan artikel ini
ONE WAY LEMBAH ANAI- Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) pada H-2 hingga H-1 serta H+1 hingga H+3 Lebaran. Untuk arah Padang menuju Padang Panjang diberlakukan pukul 10.00–14.00 WIB, sedangkan arah Padang Panjang menuju Padang diberlakukan pukul 14.00–18.00 WIB. (Sumber: Dinas Perhubungan Sumbar)

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Padang Panjang terus mematangkan berbagai persiapan dalam menghadapi arus mudik serta menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini, mulai dari penataan kawasan pasar hingga pengaturan lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Hendri Arnis saat menjadi narasumber dalam program Padang TV, Selasa (10/3/2026). Program tersebut dipandu host, Defri Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Wako Hendri memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota untuk memastikan kenyamanan masyarakat serta para perantau yang pulang kampung merayakan Lebaran.

Salah satu fokus utama Pemko saat ini adalah penataan kawasan Pasar Pusat agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung. Menurut Hendri, dalam beberapa waktu terakhir Pemko gencar melakukan penataan kawasan pasar guna mendukung kelancaran aktivitas perdagangan, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi saat Lebaran.

Penataan tersebut di antaranya dilakukan dengan menertibkan parkir liar dan pedagang musiman nonkuliner yang sebelumnya berjualan di badan jalan sehingga menghambat akses menuju kawasan pasar.

“Kita mengimbau pedagang musiman agar tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan. Kita arahkan mereka masuk ke dalam area pasar dan memanfaatkan kios yang masih kosong,” ujarnya.

Pemko Padang Panjang juga memberikan fasilitas tambahan bagi pedagang yang bersedia berjualan di dalam pasar, termasuk penyediaan lampu listrik agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih baik.

Ia menyampaikan, dari hasil monitoring di lapangan para pedagang mulai mematuhi aturan tersebut dan kini sudah berjualan di dalam kawasan pasar setelah dilakukan pendekatan secara persuasif.

Baca Juga  Shalat Id di Masjid Agung Nurul Iman, Fadly Amran sebut Ramadhan Telah Menjadi Madrasah Pembentukan Karakter

“Alhamdulillah setelah kita datangi dan berdialog langsung, para pedagang sudah mulai tertib berjualan di dalam pasar,” katanya.

Selain penataan kawasan pasar, Pemko juga melakukan pemantauan terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Hendri memastikan hingga saat ini harga berbagai komoditas relatif stabil dan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan barang.

Menurutnya, Pasar Pusat Padang Panjang memiliki sejumlah komoditas unggulan seperti daging segar serta berbagai jenis sayuran yang menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja.

Ia juga menyinggung kebijakan sistem satu arah (one way) yang telah diterapkan di kawasan pasar sejak lebih dari satu tahun lalu. Pada awal penerapannya kebijakan tersebut sempat mendapat penolakan dari sebagian masyarakat, namun seiring berjalannya waktu manfaatnya mulai dirasakan.

Menurutnya, penerapan sistem satu arah tersebut memberikan kontribusi terhadap ketertiban arus kendaraan sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke kawasan pasar.

“Dulu akses orang dari luar daerah menuju pasar agak sulit, sekarang lebih tertib dan orang dari luar daerah juga lebih mudah datang. Dampaknya pasar kita semakin ramai,” ujarnya.

Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, Pemko juga berkoordinasi dengan Polres Padang Panjang, Kodim 0307/Tanah Datar, serta Subdenpom I/1-3 Padang Panjang untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

Rencananya sistem satu arah akan diberlakukan bagi kendaraan yang melintas di Padang Panjang pada 19–20 Maret serta 22–24 Maret 2026. Kebijakan tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat agar arus kendaraan selama masa mudik dapat berjalan lancar.

Baca Juga  Arus Mudik Lebaran 2026, Ditlantas Polda Sumbar Terapkan Sistem One Way dan Waktu Steril di Lembah Anai

Selain pengaturan lalu lintas, Pemko juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi pemudik seperti posko kesehatan serta program masjid ramah mudik di sejumlah titik, di antaranya Masjid Nurul Huda Silaing Bawah, Masjid Nurul Iman, dan Masjid Taqwa Ngalau.

Penanganan Pascabanjir Bandang dan Longsor 

Dalam kesempatan tersebut, Hendri juga menyinggung penanganan bencana alam yang sempat terjadi di Padang Panjang beberapa bulan lalu. Ia menyebutkan penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antara pemerintah kota bersama unsur Forkopimda serta berbagai pihak terkait.

Pemko bersama instansi terkait segera mendirikan posko tanggap darurat, membuka akses jalan yang sempat terputus, serta memastikan keselamatan masyarakat terdampak. Selain itu, Pemko juga menyediakan fasilitas pengungsian hingga pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi korban.

“Minggu lalu enam unit hunian tetap bantuan dari Willie Salim dan Ustaz Derry Sulaiman sudah kita serahkan kepada korban banjir bandang,” ungkapnya.

Hendri menambahkan, keberhasilan penanganan bencana tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak dan dukungan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mengingat Padang Panjang merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana.

“Kita berharap Padang Panjang semakin tertib, nyaman, dan ramai dikunjungi masyarakat untuk berbelanja maupun menikmati wisata kuliner. Mari bersama-sama menjaga alam agar kota kita terhindar dari bencana,” tutupnya. (red)