PASBAR, POLIKATA.COM- Suasana haru menyelimuti kediaman Ibu Irhamni di Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Senin (25/5). Isak tangis keluarga pecah saat Bupati Pasaman Barat, Yulianto, datang menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian buah hati mereka.
Anak tersebut meninggal dunia setelah akses menuju fasilitas kesehatan terhambat oleh kondisi jalan yang rusak parah. “Atas nama pemerintah daerah dan keluarga, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Irhamni,” ujar Yulianto dengan nada bergetar di hadapan keluarga korban.
Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan berat ini.
Tragedi memilukan ini langsung memicu respons cepat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Tidak sekadar berkunjung untuk berbelasungkawa, Bupati Yulianto memboyong sejumlah kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Kesehatan untuk turun langsung memetakan titik-titik kerusakan jalan di Jorong Rura Patontang.
Yulianto menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur dan sistem layanan darurat di wilayah terpencil kini menjadi prioritas mutlak pemerintah daerah agar peristiwa serupa tidak pernah terulang kembali.
“Kami sudah pernah memetakan pembangunan di daerah ini. Kedatangan kami bersama dinas teknis hari ini adalah bentuk komitmen nyata agar perbaikan akses jalan segera ditindaklanjuti. Kejadian memilukan seperti ini tidak boleh terulang lagi,” tegas Yulianto di lokasi peninjauan jalan.
Langkah konkret jangka pendek langsung dilakukan di lapangan. Selain menyerahkan bantuan sembako untuk meringankan beban keluarga, Tim Medis dari Puskesmas Parit Koto Balingka juga langsung memeriksa kondisi kesehatan Ibu Irhamni yang masih syok.
Ke depan, Pemkab Pasaman Barat akan mengintegrasikan program kerja Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan kelayakan akses transportasi sekaligus menjamin ketersediaan layanan ambulans darurat yang mampu menjangkau warga di area pelosok.
Dalam kunjungan kerja darurat ini, bupati didampingi oleh Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesra Getri Ardenis, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Plt. Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi, Kabid IKP Dinas Kominfo Yudhinal Reviola, Camat Koto Balingka Armaizon, serta unsur Forkopimca. (red)












