PASAMAN, POLIKATA.COM –
Satreskrim Polres Pasaman berhasil membongkar drama perampokan sadis yang terjadi di wilayah Mapat Tunggul Selatan. Bukan orang asing, ternyata salah satu dalang di balik aksi “begal” ini adalah orang yang dipercaya korban untuk mengantarnya pulang.
Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, dalam keterangan resminya, Selasa (7/4/202026) mengatakan, korban diketahui berinisial C (50) dari Pasar Rao hendak pulang menuju Nagari Silayang.
Yang tidak disangka korban adalah keterlibatan Ihsan Adrian (40), pria yang saat itu berperan sebagai ojeknya.
Di balik kemudi motor, Ihsan ternyata sudah bersekongkol dengan Chandra Kuana (38) untuk menjebak penumpangnya sendiri saat kejadian nahas pada Sabtu (4/4/2026) malam tersebut.
“Korban didorong hingga tersungkur, sementara tas berisi harta bendanya senilai ratusan juta raib dibawa lari pelaku ke arah perkebunan sawit,” lanjut kasat.
Dijelaskannya, dalam waktu singkat, kedua pelaku berhasil diringkus di kediamannya di Batu Kiambang tanpa perlawanan berarti. Polisi turut mengamankan barang bukti perhiasan emas dan ponsel milik korban yang belum sempat dijual.
“Kami akan terus menindak tegas segala bentuk kriminalitas yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Pasaman,” tegas AKP Fion.
Saat ini, kedua tersangka telah mendekam di sel tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
(red)












