PADANG, POLIKATA.COM— Tantangan besar angka pengangguran terdidik di Kota Padang mendapat angin segar. Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi mengapresiasi hadirnya Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai jembatan emas bagi generasi muda Minang untuk menembus pasar kerja internasional.
Pusat karier ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara UPT PKK UNP dengan Career Planning Jepang. Peresmiannya berlangsung khidmat di Lantai I Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan UNP, Rabu (15/4/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UNP Krismadinata, Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning Co., Ltd Hiromichi Makino, Kepala BP3MI Sumbar Jupriyadi, serta jajaran pejabat Pemprov Sumbar dan Pemko Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran tidak menampik bahwa keterbatasan lapangan kerja domestik masih menjadi isu krusial. Saat ini, sekitar 9 persen lulusan sarjana di Kota Padang masih berjuang mendapatkan pekerjaan.
“Pemko Padang mengapresiasi penuh kehadiran Japan Career Center ini. Ini adalah solusi konkret. Kita tidak bisa hanya mengandalkan peluang di dalam negeri, dan JCC membuka pintu lebar-lebar untuk berkarier di luar negeri, khususnya Jepang,” ujar Fadly.
Ia menambahkan, program ini sangat relevan dengan filosofi masyarakat Minangkabau yang memiliki tradisi merantau. Jepang dipilih sebagai mitra strategis karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi serta standar disiplin dan profesionalisme yang luar biasa.
“Ini peluang emas bagi anak muda kita untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menyerap etos kerja Jepang. Program ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tegasnya.
Bukan Sekadar Kerja, Tapi Transfer Ilmu
Senada dengan Wali Kota, Rektor UNP Krismadinata menekankan bahwa JCC adalah jawaban atas dinamika global. Menurutnya, tingginya angka pengangguran bukan mencerminkan rendahnya kualitas pendidikan, melainkan sempitnya daya serap pasar kerja lokal.
“UNP berkomitmen mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang siap tempur. Di JCC, mereka dibekali kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang matang,” jelas Krismadinata.
Sementara itu, Presiden Direktur Career Planning Co., Ltd, Hiromichi Makino, menyatakan komitmennya untuk menjembatani talenta muda Indonesia secara legal dan terarah.
“Peserta tidak hanya belajar bahasa, tapi juga pemahaman budaya dan disiplin kerja. Kami ingin saat mereka sampai di Jepang, mereka benar-benar siap menjadi profesional yang handal,” tutur Makino melalui penerjemahnya.
Dengan hadirnya JCC di UNP, para lulusan kini memiliki jalur resmi dan terjamin untuk menjemput impian karier di Negeri Sakura, sekaligus membawa harapan baru bagi penurunan angka pengangguran di Sumatera Barat. (red)









