BeritaDaerahSawahlunto

Dapur Gizi 003 Talawi Hilie Diresmikan: Penuhi Nutrisi 1.472 Warga Sekaligus Hidupkan UMKM Lokal

×

Dapur Gizi 003 Talawi Hilie Diresmikan: Penuhi Nutrisi 1.472 Warga Sekaligus Hidupkan UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN SPPG- Sekda Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, meresmikan sekaligus meninjau langsung operasional SPPG 003 di Desa Talawi Hilie, Rabu (15/4/2026). SPPG 003 yang dikelola Yayasan Garuda Sinergi Nusantara ini menjadi fasilitas kedua di Sawahlunto, menyusul kesuksesan SPPG Santua Barangin binaan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sawahlunto yang telah beroperasi sebelumnya.

SAWAHLUNTO,POLIKATA.COM – Pemerintah Kota Sawahlunto terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program prioritas nasional. Mewakili Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, meresmikan sekaligus meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) 003 di Desa Talawi Hilie, Rabu (15/4/2026).

Langkah ini menandai ekspansi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Arang. SPPG 003 yang dikelola oleh Yayasan Garuda Sinergi Nusantara ini menjadi fasilitas kedua di Sawahlunto, menyusul kesuksesan SPPG Santua Barangin binaan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sawahlunto yang telah beroperasi sebelumnya.

Dalam laporannya, SPPG 003 Talawi Hilie langsung tancap gas dengan kapasitas produksi mencapai 1.472 porsi makanan sehat setiap harinya. Menariknya, sasaran program ini tidak hanya terbatas pada pelajar di sekolah.

Baca Juga  Riyanda Putra Tekankan Musrenbang Harus Kebutuhan Riil Masyarakat

“Fasilitas ini dirancang untuk melakukan intervensi gizi yang lebih komprehensif. Selain siswa sekolah, sasaran prioritas kami juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta balita guna menekan angka stunting secara sistematis di wilayah Talawi,” ujar Sekda Rovanly Abdams di sela-sela peninjauan dapur.

Dongkrak Ekonomi Lokal dan UMKM

Tak sekadar urusan perut, kehadiran SPPG 003 juga membawa angin segar bagi perekonomian warga lokal. Tercatat, operasional dapur ini telah menyerap 39 tenaga kerja lokal yang bertugas sebagai relawan.

Selain itu, rantai pasok bahan baku makanan melibatkan sedikitnya tujuh pelaku UMKM di Talawi. Skema ini memastikan bahwa perputaran uang dari program nasional ini tetap berada di tengah masyarakat Sawahlunto, menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang menguntungkan petani dan pedagang lokal.

Baca Juga  Dukung Tobat Ekologis, PT Semen Padang Serahkan 3.300 Bibit Mangrove di Padang Pariaman

Guna menjamin standar kualitas dan ketepatan sasaran, Pemko Sawahlunto mengerahkan tiga instansi kunci—Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian—untuk melakukan pengawasan rutin, mulai dari higienitas bahan pangan hingga distribusi di lapangan.

Rovanly Abdams menegaskan pentingnya sinergi jika ditemukan kendala di lapangan. “Kami tidak ingin ada hambatan yang dibiarkan berlarut. Setiap kendala operasional harus segera dilaporkan ke tim terpadu agar ada solusi sistematis. Standar layanan harus tetap di level tertinggi karena ini menyangkut kualitas generasi masa depan kita,” tegasnya.

Peresmian ini menjadi sinyal kuat bahwa Sawahlunto siap menjadi role model daerah yang sukses mengintegrasikan program pusat dengan pemberdayaan potensi lokal. (red)