BeritaDaerahPadang Panjang

Baznas dan Perguruan Thawalib Padang Panjang Kerja Sama Kelola Zakat, Ada Beasiswa Santri

×

Baznas dan Perguruan Thawalib Padang Panjang Kerja Sama Kelola Zakat, Ada Beasiswa Santri

Sebarkan artikel ini
PENGELOLAAN ZAKAT- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang dan Perguruan Thawalib melakukan penandatanganan kerja sama pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), Kamis (11/6/2026), di Aula Perguruan Thawalib. Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua Baznas Novi Hendri dan Pimpinan Perguruan Thawalib Alizar Chan disaksikan Wali Kota Hendri Arnis.

PADANG PANJANG, POLIKATA.COM — Upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat terus diperkuat di Kota Padang Panjang. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang dan Perguruan Thawalib terkait pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), Kamis (11/6/2026), di Aula Perguruan Thawalib.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua Baznas Novi Hendri dan Pimpinan Perguruan Thawalib Alizar Chan disaksikan Wali Kota Hendri Arnis, Kepala Kantor Kementerian Agama Mukhlis M, Sekretaris Yayasan Thawalib Hilma Hamid, sejumlah kepala OPD, camat, kepala madrasah di lingkungan Perguruan Thawalib, serta undangan lainnya.

Wako Hendri menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun kedua lembaga tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pemberdayaan umat.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, kami menyampaikan apresiasi kepada Baznas dan Perguruan Thawalib yang telah membangun kerja sama yang sangat positif. Kolaborasi ini tidak hanya mendukung pendidikan Islam, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Batusangkar Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas 30 Hari, Cek Perubahan Arusnya!

Hendri menilai pendidikan dan zakat merupakan dua instrumen penting dalam membangun peradaban. Pendidikan melahirkan generasi yang berkualitas, sementara zakat menjadi sarana pemerataan kesejahteraan dan penguatan solidaritas sosial.

Ia menyebutkan, Perguruan Thawalib sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memiliki peran besar dalam melahirkan ulama, cendekiawan, dan tokoh bangsa yang berkontribusi bagi pembangunan umat dan negara.

Karena itu, program beasiswa yang menjadi salah satu bagian dari kerja sama tersebut dinilai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi santri asal Kota Padang Panjang.

“Kami memperoleh informasi bahwa salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah pemberian beasiswa bagi santri Perguruan Thawalib yang berasal dari Padang Panjang. Ini merupakan program yang sangat baik dan patut didukung bersama karena akan membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda,” katanya.

Menurut Hendri, melalui program tersebut diharapkan semakin banyak generasi muda yang dapat menempuh pendidikan di Perguruan Thawalib dan kelak menjadi ulama, cendekiawan, mubaligh, serta pemimpin umat yang melanjutkan perjuangan para pendahulu.

Baca Juga  Andre Rosiade Rekrut Esteban Vizcarra, Semen Padang FC Mantapkan Misi Kembali ke Liga 1

Selain penandatanganan kerja sama, pada kesempatan tersebut juga diluncurkan Program Kotak Amal Baznas di lingkungan Perguruan Thawalib. Program ini diharapkan menjadi sarana menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di kalangan santri serta seluruh warga perguruan.

“Program ini bukan sekadar media pengumpulan dana sosial keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai keikhlasan, solidaritas, dan semangat gotong royong sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Novi Hendri mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan DSKL untuk mendukung dunia pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan Alizar Chan menyambut baik terjalinnya sinergi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Baznas akan memperkuat peran lembaga pendidikan dalam mencetak generasi Islam yang unggul sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Melalui kolaborasi ini, Baznas dan Perguruan Thawalib diharapkan dapat terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, pemberdayaan umat, serta pembangunan sumber daya manusia di Padang Panjang. (red)