BeritaHeadlinePadangSumatera Barat

Rawan Kecelakaan, Pemko Padang Desak Pusat Ambil Alih Biaya Penjagaan 54 Perlintasan Kereta Api

×

Rawan Kecelakaan, Pemko Padang Desak Pusat Ambil Alih Biaya Penjagaan 54 Perlintasan Kereta Api

Sebarkan artikel ini
KESELAMATAN PERLINTASAN SEBIDANG- Upaya memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Selasa (5/5/2026). Di rapat tersebut, dibahas upaya keberlanjutan penjagaan perlintasan kereta api di tengah keterbatasan anggaran daerah.

PADANG, POLIKATA.COM — Upaya memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Selasa (5/5/2026).

Di rapat tersebut, dibahas upaya keberlanjutan penjagaan perlintasan kereta api di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat sangat krusial untuk menjaga operasional di lapangan.

“Kami berharap pembiayaan penjagaan perlintasan sebidang tetap diakomodasi oleh DJKA karena perannya sangat vital dalam menjamin keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Di rapat tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama Pemko Pariaman dan Pemkab Padang Pariaman sepakat mengusulkan agar pembiayaan penjagaan perlintasan untuk periode Mei–Desember 2026 tetap ditanggung oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Baca Juga  Perempuan Sering Menghadapi Ketidakadilan, Perlindungan dan Kesempatan Setara Menjadi Prioritas

Kepala BTP Kelas II Padang, Hendrialdi, mengungkapkan bahwa, dari 60 titik resmi yang tidak memiliki palang pintu, sebanyak 54 titik saat ini dijaga secara swadaya oleh masyarakat dengan total 165 personel, termasuk 20 titik di Kota Padang yang dijaga oleh 63 petugas.

“Keberlanjutan penjagaan perlintasan sebidang merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi. Kami akan mengoptimalkan penempatan petugas agar pengawasan berjalan maksimal,” ujarnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyoroti pentingnya peran pemerintah pusat dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

Baca Juga  HUT ke-68 PT Semen Padang: Dwi Soetjipto Beberkan Strategi Transformasi Industri

“Kementerian Perhubungan saat ini tengah mengupayakan pengambilalihan tanggung jawab penjagaan perlintasan, mengingat keterbatasan APBD di daerah,” katanya.

Pertemuan ini pun menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, guna memastikan keselamatan masyarakat di perlintasan sebidang tetap terjaga secara optimal.

Pertemuan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumatera Barat Adib Alfikri. (red)