Berita

Resmikan Hotel Saka Ombilin Heritage, PTBA Targetkan Operasional Tambang Sawahlunto Dimulai 2027

×

Resmikan Hotel Saka Ombilin Heritage, PTBA Targetkan Operasional Tambang Sawahlunto Dimulai 2027

Sebarkan artikel ini
SOFT LAUNCHING HOTEL SAKA- Kota Sawahlunto mengukir sejarah baru dalam upaya integrasi sektor pariwisata sejarah dan industri. Pada Jumat (17/4/2026), dilaksanakan soft launching Hotel Saka Ombilin Heritage, yang resmi menjadi hotel bintang 4 pertama di kota warisan dunia ini.

SAWAHLUNTO, POLIKATA.COM – Kota Sawahlunto mengukir sejarah baru dalam upaya integrasi sektor pariwisata sejarah dan industri. Pada Jumat (17/4/2026), dilaksanakan soft launching Hotel Saka Ombilin Heritage, yang resmi menjadi hotel bintang 4 pertama di kota warisan dunia ini.

Kehadiran hotel mewah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Sawahlunto dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pertambangan Ombilin yang dikawal langsung oleh General Manager PTBA UPO, Yulfaizon.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa Hotel Saka Ombilin Heritage bukan sekadar tempat menginap, melainkan simbol transformasi aset. “Kami ingin memberikan pengalaman premium bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Dengan standar bintang 4, hotel ini mempertahankan arsitektur kolonial yang autentik namun dilengkapi fasilitas modern seperti infinity pool dengan pemandangan perbukitan Sawahlunto, pusat kebugaran, serta ballroom berkapasitas besar untuk mendukung kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ungkap Arsal.

Baca Juga  Gebyar Sikoci Bank Nagari Hebohkan CFD Solok, Hadiah Fortuner Resmi Diserahkan

Selain sektor pariwisata, PTBA juga membawa kabar signifikan terkait rencana pengoperasian kembali tambang batu bara melalui metode penambangan terbuka (open pit mining).

Direktur Operasi dan Produksi PTBA, Ilham Yacob, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang merampungkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk diajukan ke Kementerian ESDM. Dokumen tersebut mencakup empat pilar utama: landasan legal, kendali teknis dan pemasaran, standar keamanan (K3) & lingkungan, serta akuntabilitas.

“Setelah mengantongi rekomendasi dari Kementerian Kebudayaan pada Desember 2025, kami menargetkan pengoperasian awal dapat dilakukan pada tahun 2027,” tambah Ilham.

Baca Juga  Sentra Tenun Silungkang Resmi Berdiri, Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Sawahlunto

Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, menyambut optimis langkah strategis ini. Ia menilai kehadiran hotel dan aktifnya kembali tambang akan menjadi stimulus kuat bagi ekonomi lokal yang sempat melambat.

“Ini adalah upaya harmonis untuk mengoptimalkan warisan budaya (UNESCO World Heritage) sekaligus membuka lapangan kerja baru. Kami ingin masyarakat Sawahlunto merasakan dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan ini,” pungkas Rovanly. (red)