BeritaPadang

Perkuat Ekonomi Lokal, Diskop Padang Kawal 48 Ribu UMKM dari Kelas Bisnis hingga Pasar

×

Perkuat Ekonomi Lokal, Diskop Padang Kawal 48 Ribu UMKM dari Kelas Bisnis hingga Pasar

Sebarkan artikel ini
PEMBINAAN UMKM- Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang mengintensifkan program pembinaan komprehensif terhadap 48 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdata di daerah tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi lokal sesuai dengan Program Unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas, mulai dari fase perintisan usaha hingga perluasan akses pasar.

PADANG, POLIKATA.COM— Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang mengintensifkan program pembinaan komprehensif terhadap 48 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdata di daerah tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi lokal sesuai dengan Program Unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas, mulai dari fase perintisan usaha hingga perluasan akses pasar.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Padang, Teddy Antonius menjelaskan bahwa pembinaan dirancang untuk menyasar sektor-sektor dominan yang ada saat ini.

“Untuk Kota Padang, UMKM kita yang sudah kita bina sebanyak 48.000 lebih yang ada di Kota Padang. Dari jumlah tersebut, struktur UMKM didominasi sektor ritel sebesar 40 persen dan sektor kuliner sebesar 33 persen,” ujar Teddy.

Baca Juga  Laporan Keuangan 2025 Sukses, Padang 12 Tahun Beruntun Jaga Tradisi WTP

Besarnya porsi sektor kuliner ini disinergikan dengan visi makro pemerintah daerah Kota Gastronomi.

“Kuliner bagian dari UMKM yang terbesar di Kota Padang, apalagi tentunya hal ini Kota Padang akan menuju Kota Gastronomi City,” katanya.

Memastikan program pembinaan berjalan secara struktural dan tidak sekadar menjadi imbauan, Diskop UMKM Kota Padang menerapkan instrumen program berbasis penjenjangan dan kluster wilayah. Salah satunya melalui penguatan manajemen internal yang melibatkan ribuan pelaku usaha secara bertahap.

“Kita dari dinas pun sudah melakukan pembinaan kepada UMKM kita, mulai dari penganggaran dari kegiatan Dinas Koperasi UMKM, termasuk kita juga ada kelas bisnis melalui batch 1, 2, 3, dan 4, itu tersebar di 11 kecamatan,” kata Teddy.

Baca Juga  Top di Sumatera! Kota Padang Sabet Peringkat 1 Indeks Integritas KPK 2025

Selain kelas bisnis, pemerintah daerah juga menggelar program kompetisi dan kurasi ketat bertajuk UMKM Champion untuk menjaring pelaku usaha unggulan.

“Dari sekian banyak yang mendaftar, kita seleksi. Sekarang sudah 30 besar, nanti akan menuju ke 15, 10, 5, dan 3 besar. Nanti champion yang akan juara akan kita seremonialkan dalam bentuk festival akbar,” pungkasnya. (red)