BeritaDaerahPasamanSumatera Barat

Disambut Bupati Pasaman, Wagub DKI Rano Karno Napak Tilas ke Tanah Kelahiran Sang Ayah di Bonjol

×

Disambut Bupati Pasaman, Wagub DKI Rano Karno Napak Tilas ke Tanah Kelahiran Sang Ayah di Bonjol

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI KAMPUNG AYAH— Pemkab Pasaman menyambut hangat kunjungan kerja sekaligus agenda personal Wakil Gubernur DK Jakarta, Rano Karno, di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini menjadi momen emosional bagi tokoh yang akrab disapa “Bang Doel” tersebut, mengingat Bonjol merupakan tanah kelahiran sang ayah, aktor legendaris Soekarno M. Noer.

PASAMAN, POLIKATA.COM— Pemerintah Kabupaten Pasaman menyambut hangat kunjungan kerja sekaligus agenda personal Wakil Gubernur DK Jakarta, Rano Karno, di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (14/4). Kunjungan ini menjadi momen emosional bagi tokoh yang akrab disapa “Bang Doel” tersebut, mengingat Bonjol merupakan tanah kelahiran sang ayah, aktor legendaris Soekarno M. Noer.

Kedatangan pemeran utama Si Doel Anak Sekolahan ini disambut langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, S.T., bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, hingga perangkat kecamatan dan nagari. Ratusan siswa dari berbagai tingkatan serta tokoh masyarakat setempat turut menyemarakkan suasana penyambutan.

Rangkaian agenda dimulai pukul 09.00 WIB di kawasan Museum Tuanku Imam Bonjol. Rano Karno disuguhi atraksi kesenian khas daerah, mulai dari Tari Pasambahan hingga pertunjukan magis Lukah Gilo. Selain menikmati seni, Bang Doel juga meninjau stan UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif di Pasaman.

Baca Juga  Pemko Padang Targetkan Pembangunan 523 Unit Huntap Selesai Akhir Tahun 2026

Di sela kunjungan, Wagub DK Jakarta ini menyempatkan diri berdialog dengan para siswa. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas budaya dan nilai-nilai sejarah di tengah derasnya arus modernisasi.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap garis keturunannya, Rano Karno melakukan ziarah ke makam leluhur kakeknya di Jorong Kampung Jambak, Kecamatan Bonjol. Didampingi Bupati dan rombongan, perjalanan dilanjutkan ke sejumlah situs bersejarah ikonik, termasuk benteng pertahanan Perang Paderi di Bukit Tak Jadi.

Tak hanya itu, Rano juga mengunjungi rumah tua dr. Ahmad Mochtar untuk mengenang jejak pahlawan medis nasional asal Pasaman tersebut. Untuk mempererat tali kekeluargaan, ia bertandang ke rumah Bako di Jorong Sianok, Bonjol. Di sana, rombongan disambut tradisi Silek Songsong dan dijamu dengan prosesi Makan Bajamba—sebuah simbol kebersamaan dan kesetaraan dalam adat Minangkabau.

Momen istimewa lainnya terjadi saat penyerahan sertifikat tanah dari Ninik Mamak Suku Tanjung kepada pihak terkait. Kehadiran Rano Karno menjadi saksi penting dalam upaya penguatan kepastian hukum dan pelestarian aset adat di wilayah tersebut.

Baca Juga  Hasil Babak 16 Besar Piala Dunia: Magis 12 Menit Akhir, Argentina Hancurkan Mimpi Mesir!

Sebagai penutup, Rano meninjau lokasi rencana pembangunan Rumah Gadang Soekarno M. Noer. Pembangunan ini diproyeksikan sebagai simbol penghormatan kepada almarhum ayahandanya sekaligus komitmen keluarga besar dalam melestarikan warisan budaya di tanah kelahiran.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan penyambutan ini dengan matang. Ia berharap kunjungan ini dapat mempererat silaturahmi serta kerja sama lintas provinsi antara Pemprov DK Jakarta dan Pemkab Pasaman.

“Kehadiran tokoh nasional sekaliber Rano Karno diharapkan dapat meningkatkan eksposur potensi wisata sejarah dan budaya Pasaman ke kancah nasional maupun internasional,” ujar Welly bangga di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, hubungan darah yang kuat antara Rano Karno dan Bonjol diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam pengembangan potensi daerah dan pelestarian budaya. (red)