BeritaDaerahHeadlineTanah Datar

Saruaso Dikepung Banjir: Evakuasi Dramatis Lima Warga di Tengah Kegelapan Malam

×

Saruaso Dikepung Banjir: Evakuasi Dramatis Lima Warga di Tengah Kegelapan Malam

Sebarkan artikel ini
Tim sar evakuasi warga terjebak banjir di Tanah Datar
EVAKUASI WARGA- Lima orang warga Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, berhasil dievakuasi dengan selamat setelah terjebak banjir luapan di dalam rumah mereka sejak Selasa malam (12/5/2026). Evakuasi dramatis ini dilakukan oleh Tim SAR gabungan di tengah guyuran hujan lebat dan arus air yang deras.

TANAH DATAR, POLIKATA.COM – Lima orang warga Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, berhasil dievakuasi dengan selamat setelah terjebak banjir luapan di dalam rumah mereka sejak Selasa malam (12/5/2026).

Evakuasi dramatis ini dilakukan oleh Tim SAR gabungan di tengah guyuran hujan lebat dan arus air yang deras.

Banjir dipicu oleh hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak Selasa sore. Akibatnya, debit air sungai di sekitar pemukiman meningkat drastis hingga meluap dan merendam rumah warga.

Koordinator Unit Siaga SAR Tanah Datar, Juni Fiwalman, menjelaskan bahwa pihak SAR menerima laporan kedaruratan mengenai adanya warga yang terjebak pada pukul 22.50 WIB. Mengingat kondisi air yang naik dengan cepat, personel rescue langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Tim tiba di lokasi pada pukul 23.23 WIB dan langsung melakukan koordinasi taktis di lapangan bersama unsur terkait untuk memulai proses penyelamatan,” ujar Juni Fiwalman dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026) dini hari.

Baca Juga  Polda Sumbar Bentuk Desk Ketenagakerjaan, Percepat Penanganan PHK dan Sengketa Buruh

Medan Berat dan Arus Deras

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Tim SAR harus berhadapan dengan jarak pandang yang terbatas akibat gelapnya malam, serta arus banjir yang terus mengalir kuat.

“Kondisi di lapangan cukup menantang. Selain penerangan yang sangat terbatas karena malam hari, debit air juga terus meningkat dan arusnya cukup deras,” ungkap Juni menceritakan situasi di lapangan.

Meski dihadang kendala cuaca ekstrem, sinergitas Tim SAR Gabungan—yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD, TNI/Polri, perangkat nagari, serta masyarakat setempat—membuahkan hasil.

Lima warga yang terjebak berhasil dievakuasi satu per satu menggunakan perahu karet dalam kondisi selamat.

Seluruh korban yang berhasil diselamatkan kini telah dipindahkan ke area pengungsian yang lebih tinggi dan aman. Berikut data identitas para korban. Kelima korban adalah, Ibrahim (55 tahun), Ratnawilis (54 tahun), Imam (22 tahun), Usman (54 tahun) dan Jasmainar (66 tahun).

Baca Juga  Gubernur Resmikan Masjid Mustaqim, Limo Kaum di Kabupaten Tanah Datar

“Operasi penyelamatan utama dinyatakan selesai pada pukul 01.00 WIB, Rabu (13/5/2026). Kendati demikian, Tim SAR gabungan belum menarik personel maupun armada dari lokasi kejadian,” katanya.

Untuk mengantisipasi situasi, petugas mengerahkan berbagai Alat Utama (Alut) seperti truk personel, perahu karet (SAR air), serta peralatan medis darurat di sekitar lokasi.

“Saat ini, tim gabungan masih bersiaga dan melakukan pemantauan (monitoring) di posko gabungan. Kami tetap waspada karena cuaca di lokasi masih hujan dan potensi kenaikan debit air susulan masih sangat tinggi,” tutup Juni.

Masyarakat yang berada di sepanjang daerah aliran sungai dan kawasan rawan longsor di Kabupaten Tanah Datar diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem berlangsung. (red)