JAKARTA, POLIKATA.COM– Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan baru yang akan mengubah pola kerja aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia. Mulai pekan ini, seluruh ASN baik di instansi pusat maupun daerah diperbolehkan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Jumat.
Kebijakan strategis ini disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual pada Selasa (31/3/2026). “Penerapan WFH bagi ASN dilakukan satu hari kerja dalam seminggu, yaitu tiap hari Jumat,” tegas Airlangga, dalam konferensi virtual yang dilakukan di Seoul, Korea Selatan.
Bukan sekadar perubahan jam kerja, langkah ini diambil sebagai bagian dari transformasi besar menuju tata kelola pelayanan berbasis digital. Namun, alasan utama di balik keputusan ini adalah efisiensi bahan bakar minyak (BBM) nasional sebagai dampak dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Langkah ini diprediksi mampu menekan konsumsi BBM harian hingga 20% tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pun memastikan akan segera memberikan imbauan teknis kepada seluruh pemerintah daerah untuk menyelaraskan aturan ini.
Kabar Baik: Harga BBM Dipastikan Tetap Aman
Di tengah isu WFH ini, pemerintah juga membawa angin segar terkait harga energi. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar tidak ada kenaikan harga BBM dalam waktu dekat, baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjamin bahwa stok BBM nasional berada dalam level aman. Keputusan ini diambil demi menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global.
“Masyarakat tidak perlu resah. Ketersediaan BBM kami jamin, dan harga tidak akan ada penyesuaian,” pungkas Prasetyo. (red)












