BeritaDaerahHeadlinePadang Pariaman

Naik Motor ke 10 Nagari, Bupati Padangpariaman JKA Targetkan Perbaikan Jalan dan Irigasi di 2027

×

Naik Motor ke 10 Nagari, Bupati Padangpariaman JKA Targetkan Perbaikan Jalan dan Irigasi di 2027

Sebarkan artikel ini
PENINJAUAN LAPANGAN— Melalui program inovasi “Putar Roda” (Jemput Aspirasi), Bupati JKA memimpin langsung peninjauan lapangan ke 12 titik yang tersebar di 10 nagari pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, VII Koto Padang Sago, dan 2x11 Kayu Tanam.

PADANG PARIAMAN, POLIKATA—  Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Melalui program inovasi “Putar Roda” (Jemput Aspirasi), Bupati memimpin langsung peninjauan lapangan ke 12 titik yang tersebar di 10 nagari pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, VII Koto Padang Sago, dan 2×11 Kayu Tanam.

Menariknya, rombongan pemerintah daerah ini memilih mengendarai sepeda motor untuk menembus pelosok desa agar bisa berdialog tanpa sekat dengan warga. Turut mendampingi Bupati dalam aksi turun lapangan ini, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur PDAM, camat, serta sejumlah anggota DPRD Padang Pariaman seperti Agusriadi, Joe Aplinanda, dan Hengki Irawan.

“Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir langsung ke lapangan, melihat kondisi riil dan mendengarkan aspirasi warga tanpa sekat,” ujar John Kenedy Azis di sela-sela kegiatannya.

Dalam kunjungan maraton tersebut, infrastruktur pengairan dan jalan menjadi fokus utama perhatian Bupati JKA. Pertama, Irigasi Batang Ampalu (Nagari Lurah Ampalu). Menanggapi keluhan petani, Bupati langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memprogramkan pembangunan bendungan agar jaringan irigasi optimal mengairi sawah.

Baca Juga  Rakor Bersama Satgas RR: Eka Putra Sampaikan Pembangunan Huntara Tuntas 100 Persen

Kemudian bupati melihat Jalan Lingkar Surau Bungo, dimana akses jalan yang lama diusulkan warga untuk diaspal ini langsung direspon JKA dengan meminta Dinas PUPR menjadikannya sebagai program prioritas pada tahun anggaran 2027.

Selanjutnya, Jembatan Padang Mantuang & Irigasi Padang Lapai (Kecamatan 2×11 Kayu Tanam). Bupati memerintahkan pembangunan permanen jembatan dimasukkan ke program 2027, serta meminta perbaikan segera untuk Irigasi Padang Lapai yang rusak. Dan, Jembatan Gantung Sipinang di Nagari Anduring. Bupatimeninjau langsung progres pembangunan jembatan pengganti yang hanyut akibat banjir bandang sebelumnya.

Tak hanya infrastruktur fisik jalan, sektor ekonomi hilir juga menjadi sorotan. Saat berdialog di sebuah lapau di Korong Guguak, warga meluapkan keluhan terkait sektor pertanian, ekonomi, hingga dampak inflasi.

Merespon potensi daerah di Nagari Koto Dalam, Bupati menginstruksikan Dinas Pertanian untuk menyusun program peremajaan pohon kelapa yang sudah tua. JKA menargetkan kawasan ini menjadi sentra produksi unggulan melalui konsep “Kampung Kelapa”.

Sementara itu, untuk lahan pertanian yang rusak akibat luapan Sungai Sipisang, Bupati meminta Dinas Pertanian bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Tujuannya agar sawah terdampak masuk dalam program Optimalisasi Lahan (Oplah) demi mempercepat pemulihan ekonomi petani.

Di sektor fasilitas umum, saat singgah di Pasar Padang Sago, JKA memerintahkan Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR berkolaborasi membangun fasilitas MCK serta mushala yang layak. Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup meningkatkan manajemen kebersihan pasar.

Baca Juga  Wawako Solok Instruksikan Seluruh OPD Kooperatif Selama Pemeriksaan BPK Satu Bulan Penuh

Di sela kunjungan kerja, rombongan juga menghadiri kegiatan khitanan massal gratis untuk 100 anak di Nagari Bisati Sungai Sariak. Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh anggota DPRD Hengki Irawan bersama Direktur RSUD Rasyidin Kota Padang, dr. Lismawati, dan mendapat apresiasi tinggi dari Bupati agar menjadi agenda tahunan.

Serukan Pilwana Badunsanak 2026

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak se-Kabupaten Padang Pariaman yang dijadwalkan pada 27 Juni 2026, Bupati JKA memanfaatkan momentum kunjungan di Nagari Anduring untuk memberikan pesan kesejukan politik.

“Kita berbeda pilihan, tetapi tetap bersaudara. Pilwana harus menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat, bukan sebaliknya,” tegas JKA menggaungkan semangat Pilwana Badunsanak.

Rangkaian program “Putar Roda” ini ditutup di Korong Padang Limau, Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, di mana Bupati meninjau jalan kabupaten penghubung ke Nagari Ambuang Kapua yang sudah puluhan tahun belum teraspal. Seluruh aspirasi yang dihimpun hingga siang hari tersebut dipastikan akan digodok secara cepat oleh jajaran OPD untuk menjadi program pembangunan yang tepat sasaran. (red)