PADANG ARO, POLIKATA.COM– Aroma Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah mulai terasa. Di tengah kesibukan warga mempersiapkan diri menuju hari raya kurban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) bergerak cepat di lapangan.
Bukan tanpa alasan, langkah “jemput bola” ini diambil demi memastikan setiap hewan ternak di Bumi Seribu Rumah Gadang dalam kondisi prima dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sejak Rabu (16/4/2026), empat tim vaksinasi dari UPT Puskeswan dan Pembibitan Ternak telah menyisir tujuh kecamatan di Solok Selatan. Mengenakan seragam lapangan, para petugas tidak hanya membawa botol vaksin, tetapi juga membawa misi ketenangan bagi masyarakat.
Kepala Dinas PKPP, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Irwan Supriadi, menegaskan bahwa intensitas vaksinasi ini adalah bentuk perlindungan hulu ke hilir.
“Vaksinasi kami lakukan secara intensif untuk memberikan perlindungan optimal terhadap hewan kurban yang akan diperjualbelikan. Kami ingin memastikan masyarakat mengonsumsi daging yang sehat dan layak,” ujar Irwan di Padang Aro, Kamis (16/4/2026)
Program ini bukan sekadar rutinitas medis. Bagi Pemkab Solok Selatan, ada tiga target besar yang ingin dicapai. Diantaranya, memberikan rasa aman sehingga masyarakat tidak perlu waswas saat memilih hewan kurban. Melindungi aset peternak agar produktivitas tetap terjaga dan memastikan rantai pasokan daging daerah tetap stabil.
Selain menyuntikkan vaksin, tim di lapangan juga memberikan edukasi langsung kepada para peternak. Mereka diajarkan cara deteksi dini gejala PMK dan langkah penanganan pertama yang harus diambil.
Pemerintah menyadari bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi. Irwan mengimbau para peternak agar proaktif melaporkan jika menemukan gejala mencurigakan pada ternak mereka.
“Kita mengimbau kepada maysrakat untuk stop menyembelih sapi betina produktif. Larangan ini terus didengungkan demi menjaga keberlangsungan populasi ternak lokal di masa depan,” kata Irwan.
Dengan pengawalan ketat dari Puskeswan, Iduladha di Solok Selatan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga bukti kuatnya ketahanan kesehatan hewan di daerah tersebut. (red)












