PARIAMAN, POLIKATA.COM—Sebanyak 53 siswa tingkat TK, SD, dan SMP dari Nurul Ilmi Bilingual Islamic Integrated School (NIBIIS) Pariaman resmi mengikuti prosesi wisuda tahfiz dan kelulusan (NIBIIS Graduation) Tahun Akademik 2025/2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengungkapkan rasa bangga atas kontribusi nyata sekolah swasta seperti NIBIIS dalam mempercepat realisasi program unggulan pemerintah daerah, yaitu “Satu Rumah Satu Hafidz”.
“Lebih kurang sebanyak 38 siswa SD dan SMP rata-rata sudah menjadi hafidz. Hal ini tentu akan melahirkan anak-anak Kota Pariaman penghafal Al-Quran. Jika seluruh wilayah Kota Pariaman telah menyukseskan program Satu Rumah Satu Hafidz, insyaallah akhlak anak-anak generasi penerus kita akan menjadi jauh lebih baik,” ujar Yota Balad.
Yota menekankan bahwa pembentukan karakter berbasis agama sangat penting dalam melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia. Namun, ia mengingatkan para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini.
“Wisuda hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jangan berbangga hati dulu karena sudah hafal 1 juz, 2 juz, 3 juz, bahkan hingga 12 juz. Tantangan ke depan akan semakin banyak dan rintangan akan semakin tinggi. Kuncinya, hormati guru dan cintai kedua orang tua agar jalan menuju kesuksesan dimudahkan oleh Allah SWT,” pesannya.
Pemerintah Kota Pariaman juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh pada tahun 2026 ini untuk mendata jumlah hafidz dan hafidzah yang telah tercetak. Yota berharap visi dan misi pembangunan keagamaan di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Mulyadi dapat terealisasi 100 persen dalam target lima tahun ke depan, serta memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Al-Quran NIBIIS Pariaman, Usamah Aljihadi, memerinci bahwa dari total 53 peserta wisuda, sebanyak 15 orang merupakan siswa TK, 9 orang siswa SD, dan 29 orang siswa SMP. Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus mendukung penuh program Pemko Pariaman.
“Kami berkomitmen mendukung program Satu Rumah Satu Hafidz. Bahkan, target kami tidak hanya satu hafidz per rumah, melainkan dua hingga tiga orang penghafal Al-Quran dalam satu keluarga,” kata Usamah.
Usamah menambahkan, pada tahun akademik ini, terdapat 14 orang siswa (gabungan kelas 6 SD dan kelas 9 SMP) yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dengan mengikuti ujian akhir hafalan Al-Quran atau syahadah Al-Quran.
Berikut adalah rincian capaian hafalan siswa yang meraih kelulusan syahadah Al-Quran TA 2025/2026:
Tingkat SMP:
Rayyan Zikri: 12 Juz
Muthia Harisna Amaliya: 9 Juz
Nazhmi Naim: 8 Juz
Assyfa Mahendra: 6 Juz
Humaira Shaina Dinov: 4 Juz
Fakhri Naufal: 4 Juz
Khansa Atifa Alfiyah: 3 Juz
Alya Ananda Vitri: 3 Juz
Nadya Putri Hendrina: 3 Juz
Fathi Abeazhka Hadi: 3 Juz
Fidelio Narendra: 3 Juz
Tingkat SD:
Muhammad Zhafran Khairy: 8 Juz
Rada Hamida Martaluti: 3 Juz
Masyitah Rafah Andri: 3 Juz
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersamanya para wisudawan bersama jajaran jajaran pemerintah kota serta pengurus yayasan NIBIIS Pariaman. (red)









