BeritaHeadlinePadangSumatera Barat

Minggu Pagi Berdarah di Jembatan Padang Besi: Korban Tewas Bertambah Menjadi 4 Orang

×

Minggu Pagi Berdarah di Jembatan Padang Besi: Korban Tewas Bertambah Menjadi 4 Orang

Sebarkan artikel ini
DITUTUPI TERPAL- Sejumlah mobil yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Indarung-Padang Besi, Minggu (10/5), sudah ditutupi terpal oleh aparat kepolisian. Sejumlah warga masih mendatangi lokasi kecelakaan maut dan melihat dengan dekat kondisi mobil.

PADANG, POLIKATA.COM— Minggu pagi yang tenang di kawasan Lubuk Kilangan berubah menjadi mencekam dalam sekejap. Dentuman keras logam yang saling beradu memecah kesunyian di Jalan Raya Indarung-Padang Besi, Minggu (10/5). Sebuah truk pengangkut cangkang sawit diduga mengalami rem blong, memicu tabrakan beruntun yang merenggut empat nyawa sekaligus.

Aspal panas Padang Besi menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya hantaman truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU tersebut. Melaju dari arah Solok menuju Padang, truk bermuatan berat itu hilang kendali saat melintasi jalan menurun tajam menuju Jembatan Padang Besi sekitar pukul 07.30 WIB. Tanpa sempat menghindar, truk berukuran besar itu menyapu empat unit mobil pribadi di depannya bak bola boling.

“Suaranya sangat keras, seperti ledakan. Saya lihat mobil-mobil itu sudah ringsek, ada yang terjepit di bawah truk,” ujar Roni (42), salah satu saksi mata di lokasi kejadian yang masih tampak syok.

Data sementara yang dihimpun di lapangan menyebutkan, dari delapan orang yang menjadi korban dalam insiden maut ini, empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Isak tangis keluarga pecah saat proses evakuasi berlangsung dramatis. Para petugas kepolisian dibantu warga berjibaku mengeluarkan tubuh korban dari kabin mobil yang hancur tak berbentuk sebelum akhirnya dilarikan ke Semen Padang Hospital (SPH).

Baca Juga  BNPB Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Padang Panjang

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU yang dikemudikan oleh Abdul Rahman (29).

Truk tersebut melaju dari arah Solok menuju Kota Padang. Saat mendekati Jembatan Padang Besi, truk kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang Toyota Rush BA 2881 KYU dengan keras.

Benturan hebat itu menyebabkan Toyota Rush terdorong maju hingga menabrak truk Hino lain (BA 9522 JU) yang sedang parkir di sisi kiri jalan. Namun, laju truk maut tersebut tidak berhenti di sana. Truk terus menyasak Toyota Kijang BA 1740 JG dan Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ, bahkan menyeret mobil Kijang hingga ke seberang jalan sebelum akhirnya benar-benar terhenti.

“Dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem pengereman truk. Kendaran kehilangan kendali di turunan tajam. Kami masih melakukan olah TKP mendalam dan mengamankan sopir untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Riwal.

Baca Juga  Rawan Laka Maut, COO Danantara Dukung Pembuatan Rest Area dan Jalur Penyelamatan Darurat Rem Blong di Panyalaian

Sementara itu, sopir truk telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Dugaan sementara adalah rem blong, namun kami masih mendalami penyebab pastinya melalui olah TKP,” tuturnya.

Detik-detik Evakuasi, Antara Hidup dan Mati

Proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung penuh ketegangan. Tubuh kendaraan yang ringsek parah membuat petugas dari Satlantas Polresta Padang bersama warga harus menggunakan peralatan seadanya hingga alat pemotong besi untuk mengeluarkan korban yang terjepit di dalam kabin.

Jeritan minta tolong sempat terdengar dari balik gundukan cangkang sawit yang menimbun salah satu minibus. Warga bahu-membahu menyingkirkan material tersebut dengan tangan kosong demi mengejar waktu menyelamatkan nyawa yang masih tersisa.

Identitas Korban

Data terbaru dari pihak kepolisian dan rumah sakit mengonfirmasi empat orang meninggal dunia, yang semuanya merupakan pengemudi dan penumpang dari mobil Toyota Rush:

  1. Arif Candra Efendi (40) – Pengemudi
  2. Jhon Efendi (65) – Penumpang
  3. Hj. Efrialita (57) – Penumpang
  4. Del (60) – Penumpang

“Selain korban meninggal, empat orang lainnya mengalami luka berat dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Semen Padang Hospital dan Rumah Sakit Unand,” ujar Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan, Oyon Tanjung. (red)