PADANG PANJANG,POLIKATA.COM – Semangat literasi dan penguatan karakter menghiasi kunker (kunjungan kerja) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Kota Padang Panjang. Dalam kunjungannya ke kompleks Kauman Muhammadiyah pada Jumat (17/4/2026), sang Menteri secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Surau Buya Hamka sekaligus menyerahkan bantuan dana pendidikan.
Kehadiran Abdul Mu’ti disambut hangat oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, bersama tokoh masyarakat dan ratusan warga yang antusias. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan fasilitas pendidikan dan keagamaan di kota yang dijuluki Serambi Mekkah tersebut.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan Surau Buya Hamka memiliki nilai filosofis yang mendalam. Menurutnya, surau bukan sekadar bangunan fisik untuk ibadah, melainkan inkubator karakter bagi generasi masa depan.
“Kita harapkan surau ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai moral. Ini adalah ruang pembinaan karakter yang nyata,” ujar Mendikdasmen. Sebagai bentuk dukungan konkret, ia menyerahkan bantuan senilai Rp300 juta untuk pengembangan sarana pendidikan di lingkungan Kauman.
Langkah strategis ini langsung disambut gayung bersambut oleh Pemerintah Kota Padang Panjang. Wali Kota Hendri Arnis turut menyerahkan bantuan tambahan sebesar Rp200 juta untuk mempercepat proyek pembangunan surau tersebut.
“Kunjungan Bapak Menteri adalah kebanggaan bagi kami. Dukungan ini sangat berarti untuk mempercepat hadirnya Surau Buya Hamka sebagai pusat pendidikan karakter di kota ini,” ungkap Hendri Arnis.
Hendri menambahkan, Pemkot Padang Panjang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi menghadirkan fasilitas publik yang berdampak langsung pada kualitas SDM lokal.
Kunjungan ini diakhiri dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Mendikdasmen dan Wali Kota, menandai dimulainya babak baru bagi pendidikan berbasis nilai di Kauman Muhammadiyah. (red)












