BeritaDaerahPasaman BaratSumatera Barat

Lawan Narkotika! Kejari Pasaman Barat Blender Sabu dan Bakar Ganja dari 47 Perkara

×

Lawan Narkotika! Kejari Pasaman Barat Blender Sabu dan Bakar Ganja dari 47 Perkara

Sebarkan artikel ini
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat menunjukkan komitmen kuat dalam penegakan hukum yang transparan. Pada Rabu (22/4/2026), institusi ini menggelar pemusnahan barang bukti dari 47 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) periode Januari hingga April 2026.

PASAMAN BARAT, POLIKATA.COM— Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat menunjukkan komitmen kuat dalam penegakan hukum yang transparan. Pada Rabu (22/4/2026), institusi ini menggelar pemusnahan barang bukti dari 47 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) periode Januari hingga April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kejari Pasaman Barat ini dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, Kepala Kejari Pasaman Barat, Tjut Zelvira Nofani, serta unsur Forkopimda setempat.

Dalam laporannya, Kepala Kejari Pasaman Barat, Tjut Zelvira Nofani, mengungkapkan bahwa mayoritas barang bukti yang dimusnahkan berasal dari kasus penyalahgunaan narkotika. Dari total 47 perkara, 28 di antaranya adalah kasus narkoba yang terdiri dari 4 perkara ganja dan 24 perkara sabu-sabu.

Baca Juga  Andre Rosiade dan IKM Bantu Perantau Minang Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

Selain narkotika, turut dimusnahkan barang bukti dari 16 Perkara Kejahatan Orang & Harta Benda: Meliputi kasus pencurian (7), kekerasan (4), dan pencabulan (5). Kemudian, Perkara Lainnya, mencakup pelanggaran di sektor pertambangan, perikanan, hingga kasus kelalaian yang menyebabkan kematian.

“Pemusnahan ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas kami kepada publik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh barang bukti dari perkara yang sudah putus tidak disalahgunakan dan benar-benar habis,” tegas Tjut Zelvira.

Bupati Yulianto memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata aparat penegak hukum tersebut. Ia menilai pemusnahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bagi para pelaku kejahatan di wilayah Pasaman Barat.

Baca Juga  Pantau Pos Pelayanan, Pemkab Pasbar Pastikan Keamanan Takbiran dan Shalat Idul Fitri

“Ini adalah langkah nyata dalam memerangi kriminalitas sekaligus memberikan efek jera. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi sinergi ini demi menciptakan rasa aman dan stabilitas di tengah masyarakat,” ujar Bupati Yulianto.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara yang variatif sesuai jenis barangnya untuk memastikan barang tersebut tidak dapat digunakan kembali. Ganja dan barang bukti pakaian dibakar, narkotika jenis sabu diblender hingga cair, sementara barang bukti besi atau senjata tajam dihancurkan menggunakan mesin pemotong.

Acara yang berjalan tertib ini menjadi bukti nyata kolaborasi antarinstansi di Pasaman Barat dalam mewujudkan wilayah yang bersih dari peredaran narkoba dan tindak kriminalitas lainnya. (red)