BeritaAgamDaerahHeadline

Kaji Trase Baru Kelok 44, Menteri PU dan Bupati Agam Cari Jalur Aman Longsor

×

Kaji Trase Baru Kelok 44, Menteri PU dan Bupati Agam Cari Jalur Aman Longsor

Sebarkan artikel ini
Kaji Trase Baru Kelok 44, Menteri PU dan Bupati Agam Cari Jalur Aman Longsor
TINJAU INFRASTRUKTUR PASCABENCANA- Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo (tengah), bersama Bupati Agam, Benni Warlis (kanan), saat meninjau langsung kondisi infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kunjungan strategis ini melahirkan sejumlah rencana pembangunan, termasuk pembangunan Sabo Dam di hulu Sungai Tumayo dan kajian trase jalan baru untuk mengantisipasi longsor di kawasan Kelok 44.

AGAM, POLIKATA.COM- Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, bersama Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, meninjau sejumlah titik terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, mulai dari Jembatan Tumayo dan Jorong Labuah di Nagari Sungai Batang, Kelok 44 dan Sungai Landia, hingga ruas jalan Malalak, Jumat (31/7/2026).

Hasil peninjauan melahirkan sejumlah langkah strategis yang akan segera ditindaklanjuti, di antaranya, Pembangunan Sabo Dam di hulu Sungai Tumayo untuk mengurangi risiko banjir dan longsor, normalisasi sungai dan peninggian tanggul sebagai penanganan darurat, survei geoteknik untuk mengkaji pembangunan trase jalan baru di Kelok 44 dan Sungai Landia guna menghindari kawasan rawan longsor dan Penanganan terintegrasi pada ruas Padang Lua–Manggopoh serta titik-titik infrastruktur terdampak lainnya.

Bupati Agam menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting karena pemerintah pusat melihat langsung kondisi riil di lapangan. Seluruh usulan penanganan infrastruktur kini memasuki tahap kajian teknis sebagai dasar percepatan pembangunan.

Baca Juga  Kunjungi Masjid Nurul Jannah, Wako Payakumbuh Terkenang Memori Masa Kecil 

“Sebagai pemerintah daerah, tugas kami adalah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat diperjuangkan. Baik jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional, semuanya kami koordinasikan hingga ke kementerian agar penanganannya segera direalisasikan,” ujar Bupati Agam.

Sinergi Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Pusat diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana sehingga konektivitas, aktivitas ekonomi, sektor pariwisata, pertanian, dan kehidupan masyarakat dapat kembali pulih. (*)