BeritaAgamDaerah

Genap 19 Tahun, Bupati Agam Ajak Masyarakat Malalak Bangkit Pasca-Bencana

×

Genap 19 Tahun, Bupati Agam Ajak Masyarakat Malalak Bangkit Pasca-Bencana

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN 19 TAHUN MALALAK- Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Malalak ke-19 yang digelar di halaman Kantor Camat Malalak, Senin (25/5/2026).

MALALAK, POLIKATA.COM – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Malalak ke-19 yang digelar di halaman Kantor Camat Malalak, Senin (25/5/2026).

Dalam amanatnya, Bupati Agam menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-19 Kecamatan Malalak memiliki makna yang sangat mendalam.

Selain menjadi momentum mengenang perjalanan Malalak sejak resmi menjadi kecamatan definitif pada 24 Mei 2007, peringatan ini juga menjadi ajang memperkuat semangat bangkit dan pulih bersama pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

“Musibah yang terjadi memang meninggalkan duka dan kesedihan. Namun di balik itu semua, kita menyaksikan kekuatan luar biasa dari masyarakat Malalak yang menunjukkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Baca Juga  Wujudkan Asta Cita di Hari Otda ke-30, Pemkab Agam Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

Bupati mengapresiasi masyarakat yang saling membantu dalam proses pemulihan, mulai dari membersihkan lingkungan, memperbaiki akses jalan, membantu warga terdampak hingga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, memasuki usia ke-19 tahun, Malalak tidak lagi dapat disebut sebagai kecamatan baru. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, seperti sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata, Malalak memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi kawasan yang maju dan mandiri.

Ia menyebut jalur alternatif Sicincin–Malalak–Balingka (SIMAKA) tetap menjadi urat nadi penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Berbagai komoditas unggulan seperti kayu manis, kopi, cengkeh, durian, dan padi terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Baca Juga  Andre Rosiade: Kementerian PU Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Macet Puluhan Tahun Ditargetkan Tuntas

Selain itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dengan berbagai destinasi alam yang memikat, seperti Air Terjun Lingkuik Tamiang dan Lingkuik Tinggi serta panorama alam lainnya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Agam, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan dan pemulihan di Kecamatan Malalak melalui pembangunan infrastruktur. (red)