BeritaPadang

Gelar Khatam Al Quran dan Wisuda Tartil Angkatan ke-V, TPQ Nurul Islam Ulak Karang Siap Sukseskan Smart Surau

×

Gelar Khatam Al Quran dan Wisuda Tartil Angkatan ke-V, TPQ Nurul Islam Ulak Karang Siap Sukseskan Smart Surau

Sebarkan artikel ini
SYUKURAN KHATAM DAN WISUDA TARTIL— Kepala Kantor Kemenag Padang Dr. H. Yasril, S.Ag., MA, Kepala TPQ Nurul Islam Yondri Mulyadi S,HI, Mag bersama majelis guru berfoto bersama dengan santri dan santriwati, saat acara Syukuran Khatam Al-Quran dan Wisuda Tartil Angkatan V TPQ/TQA Nurul Islam di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Minggu (24/5/2026).

PADANG, POLIKATA.COM— Syukuran Khatam Al-Quran dan Wisuda Tartil Angkatan V TPQ/TQA Nurul Islam di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Ahad (24/5/2026), menjadi panggung penting bagi sosialisasi program keagamaan berskala kota. Di hadapan puluhan wali santri dan tokoh masyarakat, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., MA., mengupas tuntas transformasi digital surau serta kewajiban program keagamaan terbaru bagi seluruh siswa SMP di Kota Padang.

Acara religi yang meluluskan 47 santri dan santriwati ini diapresiasi penuh oleh Kemenag Padang sebagai langkah nyata mendukung visi kota melahirkan generasi muda yang agamis, cerdas, dan kompetitif.

Kemeriahan syukuran keagamaan ini diawali dengan pawai taaruf yang memadati jalanan Kelurahan Ulak Karang Selatan sejak pagi hari. Pawai Taaruf dilepas oleh Ketua Pengurus Masjid Nurul Islam, Dr. Ermanto.

Menariknya, iring-iringan peserta khatam tidak hanya dikawal oleh para orang tua, melainkan didukung penuh oleh elemen masyarakat dan akademisi.

Rombongan pawai diramaikan oleh pengurus Majelis Taklim, Remaja Masjid, Santri Rumah Tahfiz Masjid Nurul Islam, hingga keterlibatan aktif dari mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Sinergi ini mencerminkan bahwa pembinaan moral generasi muda di Kota Padang kini telah menjadi tanggung jawab kolektif antargenerasi.

“Kami mengapresiasi kegiatan Syukuran Khatam Al-Quran dan Wisuda Tartil Angkatan V TPQ/TQA Nurul Islam ini. Yang harus diingat, khatam Quran bukan berarti anak-anak berhenti belajar Al Quran. Tapi ini adalah awal dan langkah menuju generasi yang cinta Al Quran. Kami berharap santri dan santriwati TPQ Nurul Islam menjadi generasi muda cinta Quran,” kata Dr. H. Yasril.

Baca Juga  Pembangunan 2 Jembatan Bailey di Palembayan Dikebut, Warga: Terima Kasih Pak Kapolri

Dia menegaskan bahwa Kemenag berkomitmen penuh mengawal Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, salah satunya adalah Smart Surau.

Program Smart Surau didesain untuk merevitalisasi fungsi surau tradisional menjadi pusat peradaban modern bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah di Padang. Poin-poin utama program ini meliputi, penyediaan ruang pembelajaran digital berbasis teknologi dan fasilitas internet gratis (Wi-Fi) di masjid/mushala untuk mendukung literasi digital yang sehat.

Kemudian, kewajiban bagi siswa kelas 4–6 SD dan kelas 1–3 SMP untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid sekitar tempat tinggal mereka guna membentuk disiplin spiritual sejak dini. Mengaktifkan kembali peran pemuda melalui pelatihan kepemimpinan, sosial-ekonomi, adat, serta ketahanan keluarga berbasis surau.

Lebih lanjut, Dr. H. Yasril memaparkan kebijakan terbaru hasil sinergi Pemko Padang dan Kemenag yang kini mewajibkan seluruh pelajar tingkat SMP dan MTs di Kota Padang untuk mengikuti program mengaji di masjid tiga kali dalam sepekan.

“Kebijakan ketat ini diimplementasikan melalui revisi Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta’limul Quran lil Aulad (TQA). Program penguatan nilai karakter ini dijadwalkan berjalan secara rutin pada setiap hari Kamis, Jumat, dan Sabtu,” ulas mantan Kepala Kemenag Kabupaten Pasaman ini.

Dia menyebut, melalui integrasi program Smart Surau, para pelajar SMP juga ditargetkan memiliki hafalan Al-Quran (tahfiz) minimal hingga 2 juz sebagai prasyarat peningkatan mutu kelulusan yang berdaya saing di bawah payung program Padang Juara.

Baca Juga  Apel Bersama Ojol, Polres Pasbar Tekankan Presisi dan Tertib Lalu Lintas

“Langkah TPQ/TQA Nurul Islam mengkhatamkan puluhan santri hari ini adalah potret keberhasilan yang ingin kita replikasi di seluruh sudut Kota Padang melalui payung Smart Surau,” pungkas Dr. H. Yasril di akhir sambutannya.

PELEPASAN PESERTA TAARUF- Ketua Pengurus Masjid Nurul Islam, Dr.Ermanto bersama Kepala TPQ Nurul Islam Yondri Mulyadi SH.I, MA, melepas peserta taaruf Khatam Al Quran dan Wisuda Tartil Angkatan V TPQ Nurul Islam, Ulak Karang Selatan, Minggu (24/5/2026).

Merespons arahan tersebut, Kepala TPQ/TQA Nurul Islam, Yondri Mulyadi S,HI, MA menyatakan kesiapan penuh lembaga yang dipimpinnya untuk menyukseskan program-program strategis Pemko Padang tersebut. Ia mengaku bangga atas pencapaian 47 santri dan santriwati yang diwisuda pada angkatan kelima ini.

“Kami selaku pengelola TPQ sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan penuh dari Kemenag dan jajaran pemerintahan. Kehadiran program Smart Surau dan kewajiban mengaji bagi pelajar SMP ini menjadi suplemen baru bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum bimbingan Islam,” ujar Yondri Mulyadi di sela-sela acara.

Yondri menambahkan, momentum wisuda tartil dan khatam Al-Quran ini bukanlah akhir dari proses belajar para santri, melainkan jembatan untuk melangkah ke jenjang pendidikan Al-Quran yang lebih tinggi, sejalan dengan visi mewujudkan Kota Padang yang religius.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan dan piala kepada para lulusan terbaik. Untuk kategori Khatam Al-Quran, Juara 1 disabet Aqila Alwi, Juara 2 (Shiren Calista Fadli), dan Juara 3 (Dio Raziq Hanan). Sementara itu, untuk kategori Wisuda Tartil, Juara 1 diraih Adnan Nabil, Juara 2 (Azrina Syakira), dan Juara 3 (Omar Halim Arrasyid).

Prosesi syukuran dan pembukaan khatam Al-Quran tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Utara serta Lurah Ulak Karang Selatan sebagai bentuk dukungan birokrasi di tingkat akar rumput. (red)