SOLOK SELATAN, POLIKATA.COM– RSUD Solok Selatan merayakan hari jadi ke-40 dengan semangat transformasi besar. Di usia yang kian matang, rumah sakit kebanggaan masyarakat “Sarantau Sasurambi” ini berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga responsif dan penuh empati.
Puncak peringatan HUT ke-40 yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, Minggu (12/4/2026), menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang dedikasi medis di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, dalam sambutannya menegaskan bahwa angka 40 tahun adalah bukti ketangguhan RSUD dalam menjadi sandaran harapan masyarakat.
“Ini bukan sekadar angka, melainkan catatan pengabdian panjang. RSUD Solok Selatan telah menjadi rumah harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi seluruh nakes dan manajemen yang telah memberikan dedikasi kemanusiaan tanpa lelah,” ujar Yulian Efi.
Di bawah kepemimpinan dr. Herry Harianto, Sp.OG (K), RSUD Solok Selatan kini telah mengantongi predikat Madya dalam standar pelayanan. Tak hanya itu, RSUD ini mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya RSUD Tipe C di Sumatera Barat yang telah menerapkan sistem remunerasi bagi tenaga kesehatannya—sebuah langkah konkret untuk menjamin kesejahteraan pegawai demi kualitas layanan yang terjaga.
Menjawab tantangan kebutuhan medis modern, dr. Herry menekankan pentingnya implementasi layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi). Program strategis dari Kementerian Kesehatan RI ini menjadikan RSUD Solok Selatan mampu menangani penyakit prioritas secara lebih luas dan mendalam.
“Usia 40 adalah titik untuk melompat lebih tinggi. Saya tegaskan kepada seluruh tim: pelayanan kita harus responsif. Profesional saja tidak cukup, kita harus melayani dengan empati agar pasien merasa dipeduli sebagai manusia, bukan sekadar angka medis,” tegas dr. Herry.
Apresiasi juga datang dari wilayah tetangga. Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Solok Selatan kini tidak hanya melayani warga lokal, tetapi juga menjadi tumpuan bagi masyarakat dari daerah sekitar yang membutuhkan penanganan spesialis.
Dengan penguatan kolaborasi antara manajemen, dewan pengawas, dan tenaga medis, RSUD Solok Selatan optimis menatap masa depan sebagai pusat layanan kesehatan yang unggul, modern, dan tetap humanis di Sumatera Barat. (red)












