PESISIR SELATAN, POLIKATA.COM – Tim Opsnal Polsek Linggo Sari Baganti menggulung jaringan narkoba lintas kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan pada Rabu dini hari (3/6/2026).
Petugas meringkus tiga pengedar, termasuk sepasang suami istri (pasutri), dalam operasi tangkap tangan (OTT) di dua lokasi berbeda. Polisi menyita lima paket narkotika jenis sabu siap edar beserta alat hisap (bong) dan uang tunai hasil transaksi.
Operasi bermula sekira pukul 00.05 WIB di Kampung Rawang Bakung, Nagari Pasar Bukit Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Kapolsek Linggo Sari Baganti, Iptu Wira Satria, S.H., memimpin langsung penggerebekan sebuah rumah yang diduga kuat menjadi tempat transaksi.
Di lokasi ini, petugas menciduk pasutri berinisial WV (31) dan JAE (48). Polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan peran keduanya sebagai pengedar, 2 paket kecil narkotika jenis sabu1 set alat hisap (bong) beserta kaca pirex1 unit handphone alat komunikasi transaksi, uang tunai senilai Rp200.000, hasil penjualan.
Saat interogasi di lapangan, pasutri tersebut mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seorang bandar di kecamatan tetangga.
Merespons pengakuan tersebut, Iptu Wira Satria langsung bergerak cepat. Ia melakukan koordinasi kilat dengan Kapolsek Pancung Soal, AKP Hendra, S.H., M.H., untuk melakukan pengembangan gabungan.
Tepat pukul 01.15 WIB, tim gabungan mengepung rumah pemasok utama berinisial ING (34). Rumah tersebut berada di Kampung Tanah Bakali Inderapura, Kecamatan Air Pura.
Dalam penggeledahan di lokasi kedua ini, petugas berhasil mengamankan 3 paket sedang sabu siap edar 1 pak plastik klip bening, 1 unit timbangan sendok pipet, 1 set alat hisap (bong) tambahan.
Operasi pemberantasan narkoba lintas wilayah ini berakhir menjelang pagi dalam situasi yang aman dan kondusif. Proses penggeledahan di kedua lokasi disaksikan langsung oleh tokoh pemuda dan saksi masyarakat setempat.
“Ketiga tersangka bersama seluruh barang bukti kini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek. Penyidik akan melakukan tes urine serta pemeriksaan mendalam untuk membongkar jaringan pemasok yang lebih besar,” pungkas Iptu Wira Satria. (red)












