BeritaDaerahHeadlinePadang

Tanggul Lapau Munggu Jebol Lagi! 25 Hektare Sawah Kuranji Kembali ke Titik Nol

×

Tanggul Lapau Munggu Jebol Lagi! 25 Hektare Sawah Kuranji Kembali ke Titik Nol

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI LOKASI TERDAMPAK— Pascabanjir akibat hujan lebat dan angin kencang pada Kamis malam, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (22/5/2026) pagi. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan tanggul sungai yang baru saja dibangun di Lapau Munggu kembali jebol.

PADANG, POLIKATA.COM— Pemerintah Kota Padang bergerak cepat merespons dampak bencana banjir dan cuaca ekstrem yang melanda kawasan Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Pasca-banjir akibat hujan lebat dan angin kencang pada Kamis malam, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (22/5/2026) pagi.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan tanggul sungai yang baru saja dibangun di Lapau Munggu kembali jebol. Akibatnya, sekitar 25 hektar sawah warga yang baru selesai direhabilitasi terendam air dan kembali ke kondisi nol.

Banjir sempat membuat sejumlah warga terjebak sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB sebelum air akhirnya surut. Kendati demikian, tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Tim SAR, dan perangkat RT/RW berhasil mengamankan warga dengan cepat. Otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa maupun pengungsian terpusat dalam peristiwa ini.

“Secara umum tidak ada warga yang mengungsi. Hanya berpindah sementara ke rumah saudara. Pagi ini Dinas Sosial sudah mendata dan langsung mengirim bantuan,” ujar Sekda Kota Padang, Raju Minropa, saat memberikan keterangan di lokasi peninjauan, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga  Menuju Istana Negara, Ulya Kireina Terima Pembekalan Khusus Forkopimda Padang Panjang

Raju meminta dukungan penuh dari jajaran RT, RW, Lurah, hingga Camat untuk mengawal pembagian logistik agar merata. Pihaknya memastikan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama saat ini.

“Tadi pagi kita sudah bantu dari BPBD sebanyak 300 nasi bungkus dari pos dana darurat yang memang sudah kita sediakan. Langkah ini akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sembako dari Dinas Sosial. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita menjamin bahwa kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan harus sudah selesai hari ini. Pemerintah hadir, dan apa pun kebutuhan dasar masyarakat akan kita penuhi,” tegas Raju.

Selain fokus pada penanganan pangan darurat, Pemko Padang juga menyiapkan langkah mitigasi darurat jangka pendek dan jangka panjang, khususnya di sektor pertanian serta infrastruktur.

Baca Juga  Duka di Jalur Mudik: Polres Padang Panjang Catat 2 Korban Jiwa Selama Operasi Ketupat 2026

Untuk memulihkan 25 hektar lahan pertanian warga yang rusak, Pemko Padang langsung mengerahkan alat berat guna melakukan rehabilitasi lahan. Upaya ini didukung oleh Kementerian Sosial, sementara operasional di lapangan ditangani langsung oleh Dinas PUPR Kota Padang. Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi warga yang mayoritas bergantung pada sektor tani.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan, Pemko Padang bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat serta Dinas PUPR tengah menyiapkan kajian teknis untuk penanganan permanen. Rencana jangka panjang yang disiapkan meliputi pemasangan kawat bronjong dan pembangunan tanggul pengaman sungai yang lebih kokoh untuk menahan debit air yang tinggi.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Sekda turut didampingi oleh unsur kecamatan, kelurahan, relawan, serta pengurus RT dan RW setempat. (red)