BeritaDaerahPadang Pariaman

Misteri Malam Berdarah di Tepi Sungai Sunua: Lansia Ditemukan Tewas, Mata Kiri “Hilang”

×

Misteri Malam Berdarah di Tepi Sungai Sunua: Lansia Ditemukan Tewas, Mata Kiri “Hilang”

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP- Tim Inafis Satreskrim Polres Padang melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat lansia yang ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir sungai pada Jumat (8/5/2026) malam. Kondisi korban ditemukan cukup mengenaskan dengan luka serius pada bagian wajah.

PADANG PARIAMAN, POLIKATA.COM – Warga Korong Pasa Baru, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia (lansia) di pinggir sungai pada Jumat (8/5/2026) malam. Kondisi korban ditemukan cukup mengenaskan dengan luka serius pada bagian wajah.

Korban diketahui bernama Suhemi (68), seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas. Saat ditemukan oleh warga sekitar pukul 20.00 WIB, jasad Suhemi dalam posisi tertelungkup, tidak mengenakan baju, dan hanya memakai celana pendek.

Kapolres Padang Pariaman melalui Kasat Reskrim AKP Nedra Wati mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia mengungkapkan adanya kejanggalan pada kondisi fisik korban saat pertama kali dievakuasi.

Baca Juga  Ajar Anak Mengelola Uang Saku: Rahmat Hidayat Serahkan Buku Tabungan SimPel di SMPN 4 Lubukalung

“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki atas nama Suhemi. Kondisi korban saat ditemukan mengalami kerusakan pada mata sebelah kiri atau terlihat seperti ‘hilang’,” ujar AKP Nedra Wati saat memberikan keterangan resmi, Sabtu (9/5/2026).

Penemuan ini langsung memancing kerumunan warga di lokasi kejadian. Pihak kepolisian dari Tim Inafis Polres Padang Pariaman telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti-bukti penunjang terkait penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap penyebab utama kematian korban,” tutup AKP Nedra.

Sementara itu, setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Padang Pariaman, korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka menggunakan mobil ambulans didampingi tim medis Puskesmas Nan Sabaris.

Baca Juga  Drama Penangkapan Kurir Sabu di BIM: Satu Tertangkap, Satu Kabur Saat Koper Lewati X-Ray

Tim Medis Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Di rumah duka, pihak kepolisian bersama tim medis melakukan koordinasi dengan keluarga korban terkait visum luar dan pendalaman penyebab kematian korban.

Tim medis Puskesmas Nan Sabaris yang dipimpin Resna Malvinsa menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun kejanggalan pada tubuh korban.

“Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar dua hari. Mata korban diduga dimakan binatang liar dan di dalam perut korban ditemukan air,” pungkasnya. (*)