BeritaHeadlinePadang

Padang Dikepung Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang Timpa Rumah, Mobil, dan Ruang Guru SDN 12

×

Padang Dikepung Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang Timpa Rumah, Mobil, dan Ruang Guru SDN 12

Sebarkan artikel ini
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Padang sejak Jumat pagi (8/5/2026). Akibatnya, rentetan bencana pohon tumbang dilaporkan terjadi di tiga titik berbeda, merusak hunian warga, kendaraan, hingga fasilitas pendidikan.

PADANG, POLIKATA.COM—  Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Padang sejak Jumat pagi (8/5/2026). Akibatnya, rentetan bencana pohon tumbang dilaporkan terjadi di tiga titik berbeda, merusak hunian warga, kendaraan, hingga fasilitas pendidikan.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di Jalan Sutan Syahrir No. 221 B, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan. Sebuah pohon rambutan sepanjang 18 meter dengan diameter 50 sentimeter roboh dan menghantam rumah milik Apsah (67).

“Pohon tumbang ini terjadi saat hujan sangat lebat dan angin kencang pagi tadi,” ungkap Apsah saat meninjau kerusakan bagian atap rumahnya.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue BPBD Kota Padang dari Regu B langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Ricky Januar Alexander, memastikan tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil akibat kerusakan bangunan.

Baca Juga  Edukasi Kebencanaan MPLS 2026: BPBD Padang Bentuk Siswa Tangguh Bencana Sejak Dini

Jumat siang sekitar pukul 11.10 WIB, dampak cuaca buruk semakin meluas. Di Jalan Samudra, Kelurahan Olo, sebuah pohon jenis ‘Batang Baru’ setinggi 15 meter tumbang menimpa rumah dan tiga unit kendaraan milik Masrul (70), seorang pedagang setempat.

Kerusakan serius dialami 1 unit Toyota Avanza dan 2 unit (Honda Vario dan Honda Beat).

BPBD menaksir kerugian di lokasi ini mencapai Rp 5.000.000. Proses evakuasi berlangsung dramatis menggunakan gergaji mesin dengan bantuan personel Satpol PP dan warga sekitar.

Ruang Guru SDN 12 Padang Besi Rusak Tertimpa Pohon Kelapa

Bencana kembali dilaporkan pada pukul 13.00 WIB di Kecamatan Lubuk Kilangan. Kali ini, pohon kelapa setinggi 15 meter ambruk tepat di atas atap ruang guru SDN 12 Padang Besi. Selain kerusakan atap, sejumlah aset sekolah di dalam ruangan juga dilaporkan terdampak.

Baca Juga  700 Relawan Siap Mengguncang Bumi Perkemahan ABG Lumin Padang

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, menyatakan kerugian di sekolah tersebut ditaksir mencapai Rp 10.000.000. Berkat kolaborasi cepat antara BPBD, TNI/Polri (Babinsa & Bhabinkamtibmas), serta Kelompok Siaga Bencana (KSB), material pohon berhasil dibersihkan pada pukul 15.00 WIB.

Hingga sore ini, BPBD Kota Padang terus menyiagakan personel di titik-titik rawan. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat berada di dekat pohon besar atau bangunan tua ketika cuaca buruk melanda.

“Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada, mengingat intensitas hujan dan angin kencang yang masih berpotensi terjadi di wilayah Padang,” pungkas Hendri. (red)