BeritaPadang

Kajari Padang Warning Siswa SMPN 13: Jauhi Narkoba atau Masa Depan Hancur!

×

Kajari Padang Warning Siswa SMPN 13: Jauhi Narkoba atau Masa Depan Hancur!

Sebarkan artikel ini
JAKSA MASUK SEKOLAH— Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Koswara, S.H., M.H., resmi membuka kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 13 Padang, Senin (27/4/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kejari Padang dengan Pemerintah Kota Padang untuk menekan angka kenakalan remaja melalui edukasi hukum sejak dini.

PADANG, POLIKATA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang resmi meluncurkan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 13 Padang sebagai langkah konkret menekan angka kenakalan remaja. Program strategis hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang ini bertujuan membekali generasi muda dengan edukasi hukum sejak dini guna memutus rantai perilaku negatif di lingkungan pendidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Koswara, S.H., M.H., yang membuka langsung kegiatan tersebut, memberikan peringatan keras kepada para siswa terkait ancaman narkoba dan rokok. Menurutnya, pencegahan dini adalah kunci untuk menjaga masa depan generasi bangsa dari jeratan tindak pidana.
“Anak-anak jangan coba-coba mendekati narkoba, begitu juga merokok. Fokuslah pada masa depan dengan rajin belajar. Kehadiran kami di sini adalah langkah preventif agar kalian tidak terjerumus dalam kejahatan,” tegas Koswara di hadapan ratusan siswa, Senin (27/4).
Di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengungkapkan bahwa program JMS ini akan menyasar 11 sekolah di wilayah Padang. Ia menilai wawasan hukum sangat krusial diberikan sebagai tameng bagi siswa terhadap fenomena tawuran, balap liar, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkotika.
“Dengan pengetahuan ini, anak-anak dapat memahami risiko hukum dari setiap tindakan mereka. Ini agar mereka lebih waspada dan berpikir dua kali sebelum melakukan hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Muharlion.

Prestasi SMPN 13: Tiga Tahun Nihil Tawuran

Kepala SMPN 13 Padang, Zulfarno, menyambut hangat program ini. Ia memaparkan bahwa berkat konsistensi berbagai kegiatan positif, sekolahnya berhasil mempertahankan rekam jejak membanggakan, yakni nihil kasus tawuran dan perundungan selama tiga tahun terakhir.

“Kami optimistis SMPN 13 bisa menjadi sekolah terbaik di Padang. Sekolah ini punya sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh hebat, dan karakter itu yang terus kita pupuk,” kata Zulfarno.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, S.H., M.M., menekankan bahwa penguatan karakter dan pemahaman hukum merupakan pilar utama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Program ini diharapkan menjadi standar baru dalam membangun integritas siswa di seluruh Kota Padang. (red)
Baca Juga  Sinergi Ranah dan Rantau, Mahyeldi Resmikan Rumah Tahfiz Baitul Huffazh Tanah Datar