PADANG, POLIKATA.COM – Suasana haru menyelimuti Asrama Haji Embarkasi Padang pada Kamis (23/4/2026). Di antara ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) I, tampak lima aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Padang yang resmi dilepas untuk menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.
Perjalanan spiritual ini menjadi momen yang sangat emosional, terutama bagi Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Tri Hadiyanto. Menahan genangan air mata, ia mengisahkan perjuangannya menunggu antrean haji selama lebih dari satu dekade.
“Saya dan istri mendaftar sejak 2013. Alhamdulillah, setelah 13 tahun menanti dengan sabar, tahun ini panggilan itu akhirnya tiba,” ujar Tri dengan suara bergetar sesaat sebelum keberangkatan.
Meski sempat melaksanakan ibadah umrah di tengah masa tunggu yang panjang, Tri mengaku getaran keberangkatan haji kali ini terasa sangat berbeda. Demi kekhusyukan ibadah, ia telah mengambil cuti panjang dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan dinas sementara kepada Asisten II sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Selain Tri Hadiyanto, deretan abdi negara yang turut bertolak dalam rombongan perdana ini adalah Titin Masfetrin (Camat Pauh), Mona Irawati Nasti (Dinas Sosial), Yosi (Bagian Organisasi Setda), Evi Yulihaswati (Dinas Kesehatan), serta Gina, pegawai Perumda Air Minum Padang.
Di tempat terpisah, Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, memberikan pesan khusus kepada para jemaah. Ia menekankan pentingnya menjaga stamina di tengah cuaca Arab Saudi yang menantang agar seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan optimal.
“Kami menitipkan doa kepada seluruh jemaah, khususnya ASN kita. Doakan agar Kota Padang senantiasa dilindungi dari bencana dan mendapatkan keberkahan anggaran untuk pembangunan kota yang lebih baik,” harap Raju.
Raju juga melepas rombongan dengan doa tulus agar seluruh jemaah, tanpa terkecuali, dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Keberangkatan Kloter I ini sekaligus menandai dimulainya musim haji 2026 bagi warga Kota Bingkuang. (red)












