MENTAWAI, POLIKATA.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menunjukkan komitmen serius dalam menjaga estetika destinasi wisata unggulannya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Martinus D., mengerahkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan aksi gotong royong massal di kawasan Pantai Jati dan Pantai Mapaddegat, J
umat (17/4/2026).
Aksi bertajuk “Kurve” ini bukan sekadar rutinitas. Kehadiran para kepala OPD yang terjun langsung menyisir sampah plastik bersama staf menjadi sinyal kuat bahwa kebersihan lingkungan adalah prioritas utama. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut konkret atas arahan Presiden Republik Indonesia dan Surat Edaran Bupati Kepulauan Mentawai mengenai gerakan gotong royong nasional.
“Hari ini kita bergerak serentak. Ini adalah hari kedua aksi Kurve kita, dengan fokus utama memastikan objek wisata, khususnya Pantai Jati dan Mapaddegat, benar-benar bersih dari sampah,” tegas Martinus D. di sela-sela kegiatan.
Menurut Martinus, kebersihan fasilitas publik adalah cermin martabat daerah, terutama bagi Mentawai yang mengandalkan sektor pariwisata. Ia menekankan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak petugas kebersihan, tetapi juga seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan area pesisir yang sebelumnya terpapar sampah plastik kini tampak lebih rapi dan asri. Melalui gerakan ini, Pemkab Mentawai berharap dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat di Bumi Sikerei untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Kita ingin wisatawan merasa nyaman. Jika lingkungannya bersih, daya tarik wisata kita akan semakin kuat,” tambahnya.
Gerakan ini diharapkan menjadi stimulus berkelanjutan bagi pola hidup bersih di kawasan wisata demi mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dari sektor pariwisata. (red)












