LIMA PULUH KOTA, POLIKATA.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lima Puluh Kota kembali menorehkan tinta emas di panggung pendidikan nasional. Prestasi spektakuler berhasil diraih oleh siswa kelas XII tahun ajaran 2026, di mana 81 dari 85 siswa dinyatakan lulus ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit melalui jalur prestasi tanpa tes.
Capaian yang menyentuh angka 95 persen ini menjadi bukti nyata kualitas unggul madrasah tersebut dalam bersaing di tingkat Sumatera Barat maupun nasional.
Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan kolektif ini. “Alhamdulillah, sebanyak 81 siswa kita diterima di berbagai PTN di Indonesia. Rinciannya: 70 siswa melalui jalur SPAN-PTKIN, 10 siswa melalui SNBP, dan 1 siswa di Poltekkes Kemenkes,” ujar Nur Ali, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kesiapan mental, kedisiplinan, dan konsistensi siswa dalam menjaga ritme prestasi. Ia menegaskan bahwa tren kelulusan di MAN Lima Puluh Kota terus menanjak setiap tahunnya.
“Ini indikator bahwa madrasah kita semakin dipercaya dan kompetitif di level nasional. Keberhasilan ini adalah buah sinergi antara dedikasi majelis guru, tenaga kependidikan, serta dukungan penuh dan doa dari orang tua siswa,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Lima Puluh Kota, H. Rizki Eka Putra, turut memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut pencapaian ini sebagai prestasi yang “luar biasa”.
“Dari 85 siswa, 81 orang lulus. Bahkan 10 di antaranya tembus jalur SNBP yang sangat ketat. Empat siswa lainnya memang memilih untuk tidak mengikuti jalur tersebut. Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi orang tua, daerah, dan masyarakat Lima Puluh Kota,” kata Rizki.
Rizki berharap capaian ini menjadi suntikan semangat bagi siswa kelas X dan XI agar terus memacu diri. Dengan mengusung semangat “Generasi Intelektual Unggul Spiritual”, MAN Lima Puluh Kota kian mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter dan nilai-nilai keislaman. (red)







