PADANG, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Padang yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Pemko memastikan seluruh tahapan keberangkatan, mulai dari titik kumpul hingga masuk ke Embarkasi, akan berjalan dengan standar kenyamanan tinggi.
Kepastian ini diperoleh setelah Wali Kota Fadly Amran menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang, Zulfahmi, di Balai Kota Padang, Senin (6/4/2026). Pertemuan tersebut membahas pematangan teknis keberangkatan jemaah yang direncanakan mulai masuk asrama pada akhir April mendatang.
Wali Kota Fadly Amran menyatakan bahwa Pemko Padang akan memfasilitasi seluruh kebutuhan jemaah agar prosesi keberangkatan berlangsung khidmat. Dukungan ini mencakup aspek logistik, keamanan, hingga kenyamanan spiritual jemaah.
“Tentunya kita akan fasilitasi jemaah saat akan berangkat ke Tanah Suci. Fokus kami adalah memastikan setiap jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sebagai bentuk penghormatan bagi para Tamu Allah,” ungkap Fadly Amran.
Dijelaskan wako, Pemko memberikan dukungan konkret yang meliputi; transportasi & mobilisasi. Dimana akan disediakan bus khusus untuk mengantar jemaah dari titik kumpul ke Asrama Haji, dikawal langsung oleh voorijder.
Selain itu juga disediakan konsumsi berkualitas bagi jemaah sebelum memasuki embarkasi, penyiagaan personel Satpol PP, Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas, serta armada Ambulans dan Pemadam Kebakaran sebagai langkah antisipatif.
“Pelepasan jemaah akan dimeriahkan oleh marching band untuk menambah semangat dan suasana haru yang positif,” kata wako.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Padang, Zulfahmi, menjelaskan bahwa 1.089 JCH Kota Padang terbagi ke dalam enam kloter keberangkatan. Masjid Agung Nurul Iman kembali ditunjuk sebagai pusat titik kumpul utama bagi seluruh kloter.
Zulfahmi juga memastikan bahwa persiapan administratif jemaah sudah tuntas 100%. “Alhamdulillah, seluruh dokumen jemaah sudah rampung. Kami juga telah menyelesaikan rangkaian pembekalan ibadah melalui manasik tingkat kota (8–12 Februari), ditambah empat kali manasik tingkat kecamatan,” jelasnya.
Sinergi antara Pemko Padang dan Kemenhaj ini diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis di lapangan. Seluruh jemaah diimbau untuk berkumpul tepat waktu di Masjid Agung Nurul Iman sesuai jadwal salat berjamaah yang telah ditetapkan sebelum bertolak ke asrama.
Berikut adalah rincian jadwal keberangkatan 6 Kloter Jemaah Haji Padang:
1. Kloter I (386 Jemaah): Masuk asrama pada 23 April (06.00 WIB) dan berangkat ke Tanah Suci pada 24 April (00.55 WIB). Rencananya akan dilepas langsung oleh Wali Kota Padang.
2. Kloter VIII (383 Jemaah): Akan dilepas oleh Wakil Wali Kota Padang.
3. Kloter XI (4 Jemaah): Dilepas oleh Kabag Kesra.
4. Kloter XII (177 Jemaah): Dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda).
5. Kloter XIII (24 Jemaah): Dilepas oleh Kemenhaj.
6. Kloter XIV (115 Jemaah): Dilepas oleh Asisten I. (red)












