TUAPEJAT, POLIKATA.COM- Wilayah tenggara Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu (4/4/2026) pukul 18.21 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 5,7.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa pusat gempa terletak pada koordinat 2,05 Lintang Selatan dan 100,05 Bujur Timur. Titik ini berlokasi di laut pada jarak sekitar 51 kilometer arah tenggara Tuapejat dengan kedalaman tertentu.
Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah wilayah Sumatera Barat dengan skala intensitas yang bervariasi.
Guncangan paling kuat dirasakan di wilayah Tuapejat dan Kepulauan Mentawai (Skala MMI IV). Getaran juga meluas hingga ke Kota Padang, Painan, dan Pariaman (Skala MMI III), serta terasa lemah di wilayah Bukittinggi (Skala MMI II).
Peristiwa yang terjadi menjelang waktu Magrib ini sempat memicu kepanikan warga. Beberapa warga di Padang mengaku merasakan goyangan yang berlangsung cukup lama.
“Guncangannya terasa sangat nyata, lampu gantung di rumah sempat berayun. Kami langsung lari keluar karena khawatir guncangannya akan menguat,” ujar salah seorang warga di kawasan Ulak Karang Utara, Ria, Sabtu (4/4/2026) malam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa sebelum kembali ke dalam rumah.
Belum Ada Gempa Susulan:
Sementara itu, hingga Sabtu malam (4/4/2026) pukul 19.12 WIB, pemutakhiran data dan kondisi terkini pascagempa M 5,7 di Tuapejat, Mentawai, belum ada gempa susulan signifikan.
Berdasarkan monitoring BMKG, hingga satu jam setelah gempa utama, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) yang kekuatannya dirasakan oleh masyarakat.
Sedangkan dari hasil analisis menunjukkan gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia pada zona megathrust. (red)











