PASBAR, POLIKATA.COM – Suasana menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Nagari Sungai Talang menjadi perhatian setelah beredarnya informasi mengenai dugaan ancaman terhadap seorang warga agar memilih salah satu pasangan calon. Sungai Talang, Kec. Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, Minggu (20/9/2026)
Berdasarkan klarifikasi yang disampaikan kepada pihak yang bersangkutan, tuduhan tersebut dibantah dan dinyatakan tidak benar. Meski demikian, informasi yang beredar perlu disikapi secara bijak dengan mengedepankan klarifikasi dan memastikan kebenarannya sebelum disebarluaskan.
Beredarnya kabar tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama di tengah berlangsungnya kontestasi Pilwana. Informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman, memicu kegaduhan, serta berpotensi merugikan nama baik seseorang.
Tim Pemenangan Armen Putra No. 01 Ajak Warga Kedepankan Klarifikasi langsung
Menanggapi informasi yang beredar tentang Ancaman, intaian, intimidasi dan penculikan, Tim Pemenangan Armen Putra Nomor Urut 01 mengimbau masyarakat agar menyikapinya dengan cerdas dan bijaksana.
Tim pemenangan tersebut mengajak masyarakat untuk melakukan tabayyun atau mencari kejelasan terlebih dahulu kepada pihak yang bersangkutan sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi.
Menurut tim, langkah cek dan ricek penting dilakukan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan narasi yang belum jelas kebenarannya, berita bohong, ataupun informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik seseorang dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Lebih baik kita bertabayyun terlebih dahulu kepada yang bersangkutan daripada menyebarkan narasi yang kurang baik. Cek dan ricek dulu, baru kita sebarkan informasi tersebut,” demikian pesan yang disampaikan Tim Pemenangan Armen Putra Nomor Urut 01.
Tim juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Pilwana agar tetap aman, sejuk, dan penuh persaudaraan.
Beda Pilihan Itu Wajar, Jangan Sampai Merusak Persaudaraan
Pilwana merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat nagari. Setiap warga memiliki hak untuk menentukan pilihan sesuai dengan keyakinan dan pertimbangannya masing-masing.
Perbedaan dukungan terhadap pasangan calon merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menuduh, menyebarkan informasi yang belum teruji, ataupun merusak hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini.
Dalam kehidupan masyarakat Sungai Talang, nilai badunsanak atau persaudaraan menjadi hal penting yang perlu dijaga bersama, terlebih ketika masyarakat menghadapi perbedaan pilihan politik.
Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menahan diri, menjaga perkataan, serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana Pilwana.
Bijak Bermedia, Pastikan Informasi Sebelum Disebarkan
Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial dan grup percakapan, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilah kabar yang diterima.
Ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan sebelum menyebarkan informasi, antara lain. Memastikan sumber informasi dan kejelasan peristiwanya. Membedakan fakta, dugaan, dan opini.
Meminta klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan.
Tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Mengutamakan komunikasi dan jalur resmi apabila terdapat persoalan serius.
Langkah tersebut penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum tentu sesuai dengan kenyataan.
Jaga Pilwana Badunsanak, Rawat Marwah Nagari
Persoalan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan Pilwana tidak hanya dilihat dari proses pemilihan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat, hubungan persaudaraan antarwarga Sungai Talang diharapkan tetap terjaga.
Sejalan dengan semangat Pilwana Badunsanak yang digaungkan oleh bupati Pasaman Barat. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk menjaga suasana yang aman, sejuk, dan harmonis selama tahapan pemilihan berlangsung.
Demokrasi di tingkat nagari hendaknya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan secara bebas, sekaligus menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.
Mari bersama menjaga Pilwana Sungai Talang tetap damai, mengedepankan tabayyun, tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, serta terus merawat persaudaraan.
Karena berbeda pilihan bukan berarti harus bermusuhan. Pilwana adalah pesta demokrasi, sedangkan persaudaraan adalah tanggung jawab bersama. (*)












