Berita

Guncang HJK Padang ke-357! Tari Kolosal ‘Urang Padang Jalan Barampek’ Satukan 4 Etnis Besar!

×

Guncang HJK Padang ke-357! Tari Kolosal ‘Urang Padang Jalan Barampek’ Satukan 4 Etnis Besar!

Sebarkan artikel ini
Tari Kolosal Urang Padang Jalan Barampek Simbol Harmoni 4 Etnis di HJK Padang ke-357
TARI KOLOSAL— Tari Kolosal "Urang Padang Jalan Barampek" yang dibawakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padang, siap memeriahkan ajang Padang Harmoni Festival dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Balai Kota.

PADANG, POLIKATA.COM Ajang Padang Harmoni Festival yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 dipastikan bakal berlangsung meriah. Perhelatan ini akan diwarnai oleh penampilan Tari Kolosal “Urang Padang Jalan Barampek”, sebuah karya seni budaya persembahan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padang.

Ketua FPK Kota Padang, Drs. Suardi Dt. Garang, menjelaskan bahwa tarian kolosal ini dihadirkan sebagai simbol kuat persatuan dan pembauran masyarakat multietnis yang menghuni Kota Padang sejak ratusan tahun lalu.

“Tari Urang Padang Jalan Barampek menggambarkan kebersamaan empat etnis utama yang hidup berdampingan di Kota Padang, yaitu Minangkabau/Melayu, Tionghoa, India, dan Nias. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam membangun Kota Padang yang harmonis, damai, dan saling menghargai,” ujar Suardi di Balai Kota.

Baca Juga  Agam Berduka, Payakumbuh Bergerak: Wako Zulmaeta Serahkan Bantuan Rp1 Miliar Pascabencana

Suardi menambahkan, keharmonisan antaretnis tersebut tidak hanya menjaga kedamaian sosial, tetapi juga melahirkan kekayaan kuliner yang khas. Pada puncak pertunjukan, para penari akan membawa dulang berisi aneka makanan tradisional dari keempat etnis sebagai simbol lahirnya kekayaan gastronomi dari pembauran budaya setempat.

Penampilan atraktif ini mendapat apresiasi penuh dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang. Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Padang, Nofiandi Amir, menyebut konsep tarian ini sangat mendukung visi keberlanjutan pariwisata daerah.

Nofiandi menilai, suguhan budaya tersebut sejalan dengan semangat Padang Harmoni Festival yang mengusung narasi Taste of Padang Experience – Road to Gastronomy City.

Baca Juga  Lobi Menteri PKP Maruarar Sirait, Bupati Dharmasraya Usul Pembangunan Rusun MBR dan ASN

“Melalui pertunjukan ini, masyarakat diajak melihat bahwa kekayaan gastronomi Kota Padang lahir dari perpaduan budaya berbagai etnis yang telah hidup rukun selama ratusan tahun. Harmoni sosial menjadi fondasi berkembangnya budaya, pariwisata, dan kuliner Kota Padang,” terang Nofiandi Amir.

Perpaduan seni tari dan kuliner dalam satu panggung ini diharapkan dapat menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh elemen warga untuk merayakan kebinekaan sebagai kekuatan daerah. Lewat semangat pembauran ini, Kota Padang kian mantap mengukuhkan citranya sebagai kota yang kaya budaya, toleran, dan berkelas dunia. (*)