PASBAR, POLIKATA.COM— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Dokter ke Nagari”. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menyelaraskan visi misi pembangunan daerah.
Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat mencanangkan program ini guna memastikan pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok wilayah. Melalui strategi jemput bola, pemerintah ingin menghapus sekat akses bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas medis formal.
“Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Bupati Pasaman Barat, Yulianto.
Yulianto menjelaskan bahwa program Dokter ke Nagari kini telah diimplementasikan oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Pasaman Barat. Setiap pekannya, tim medis yang telah dibentuk akan turun langsung ke nagari-nagari sesuai jadwal yang ditentukan.
Berbagai layanan unggulan dihadirkan dalam program ini, mulai dari pengobatan umum, Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga layanan ultrasonografi (USG) dasar bagi ibu hamil. Tak hanya itu, petugas juga melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi dasar, skrining kesehatan, serta konseling gizi dan pencegahan penyakit.
“Pelayanan Dokter ke Nagari sudah berjalan di seluruh Puskesmas. Bahkan, beberapa Puskesmas telah memulai kegiatan ini sejak Agustus 2025,” tambahnya.
Puncak peluncuran (launching) program ini dilaksanakan pada November 2025 sebagai bentuk keseriusan Dinas Kesehatan dan 20 Puskesmas di Pasaman Barat. Program inovatif ini diharapkan menjadi solusi jitu dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat Pasaman Barat yang lebih sehat dan sejahtera. (red)












