Teknologi

Laptop Baru Beli Tapi Lemot? Ini Cara Mengatasinya

×

Laptop Baru Beli Tapi Lemot? Ini Cara Mengatasinya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (foto: tier1)

Banyak orang mengira bahwa laptop baru pasti memiliki performa cepat. Namun kenyataannya, ada sebagian pengguna yang justru merasa laptop barunya lambat dan tidak responsif. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari spesifikasi perangkat, sistem operasi, maupun cara penggunaan.

Jika Anda baru membeli laptop tapi terasa lemot, berikut beberapa penyebab dan cara mengatasinya.

1. Terlalu Banyak Aplikasi Bawaan (Bloatware)

Laptop baru biasanya dibekali dengan aplikasi bawaan dari produsen maupun sistem operasi. Sayangnya, tidak semua aplikasi ini diperlukan. Bloatware dapat membuat laptop bekerja lebih lambat.

Solusi:

  • Uninstall aplikasi yang tidak terpakai.
  • Gunakan aplikasi pembersih bawaan Windows seperti Storage Sense.

2. Penyimpanan Masih Menggunakan HDD

Banyak laptop entry-level masih memakai Hard Disk Drive (HDD) yang kecepatannya lebih lambat dibanding Solid State Drive (SSD). Hal ini sangat memengaruhi kecepatan booting maupun membuka aplikasi.

Solusi:

  • Upgrade penyimpanan ke SSD untuk performa yang lebih kencang.
  • Jika sudah menggunakan SSD, pastikan kapasitas tidak penuh.

3. RAM Terlalu Kecil

Laptop dengan RAM 4 GB atau bahkan 2 GB cenderung kewalahan ketika digunakan multitasking. Sistem operasi modern seperti Windows 10/11 membutuhkan memori lebih besar agar berjalan lancar.

Solusi:

  • Upgrade RAM sesuai kapasitas maksimal laptop.
  • Tutup aplikasi yang tidak digunakan agar RAM lebih lega.

4. Update Sistem Belum Selesai