BeritaPadang

Tak Hanya Uang Tunai, Korban Kebakaran Kampung Jawa Padang Juga Dapat KTP Baru Gratis

×

Tak Hanya Uang Tunai, Korban Kebakaran Kampung Jawa Padang Juga Dapat KTP Baru Gratis

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Kampung Jawa Padang, Maigus Nasir, Bantuan Pemko Padang
PENYERAHAN BANTUAN— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir melihat langsung kondisi rumah korban kebakaran, sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Kampung Jawa Dalam III, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Padang Barat, Rabu (15/7/2026). Melalui Program Unggulan 'Padang Sigap', Pemko Padang bersama BAZNAS dan Disdukcapil bergerak cepat menyalurkan bantuan tunai hingga Rp15 juta, paket sembako, serta penggantian dokumen kependudukan yang hangus terbakar.

PADANG, POLIKATA.COM— Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen dan gerak cepatnya dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara langsung menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Kampung Jawa Dalam III, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Padang Barat, Rabu (15/7/2026).

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya, Wakil Ketua BAZNAS Kota Padang Yultel Ardi, Camat Padang Barat Diko Riva Utama, serta unsur Forkopimca Padang Barat, Dinas Dukcapil, BKAD, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kota Padang di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit.

“Bantuan ini merupakan implementasi dari Program Unggulan (Progul) ‘Padang Sigap’. Ini adalah wujud gerak cepat pemerintah dalam memberikan perlindungan, penanganan, serta pemulihan bagi warga yang terdampak bencana,” ujar Maigus Nasir.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Juni 2026 lalu tersebut menghanguskan dua unit rumah dan 32 rumah petak yang dihuni oleh puluhan jiwa. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting aliran listrik, dengan taksiran kerugian material mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga  Wanita ODGJ di Nanggalo Akhirnya Dibawa ke Rumah Sakit

Sebagai upaya meringankan beban warga, Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan tunai kepada lima Kepala Keluarga (KK) terdampak. Nominal bantuan diberikan bervariasi disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan dan status kepemilikan rumah.

Frideka Binatama Rulva (30) menerima bantuan tunai sebesar Rp15 juta, Nasrul (60) menerima bantuan tunai sebesar Rp15 juta, Mardison (54) menerima bantuan tunai sebesar Rp10 juta, Liani (65) menerima bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta, dan Muhammad Azam menerima bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

Selain bantuan tunai dari Pemko Padang, sinergi lintas sektor juga ditunjukkan oleh BAZNAS Kota Padang yang turut menyalurkan santunan sebesar Rp1,5 juta serta paket sembako untuk masing-masing korban. Tak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang juga bergerak cepat dengan menyerahkan dokumen kependudukan berupa e-KTP baru bagi warga yang dokumennya hangus terbakar.

Baca Juga  Padang Kirim 86 Mahasiswa ke Luar Negeri, Wawako Promosi Wisata di AICCON 2026

Maigus Nasir berharap bantuan komprehensif yang diberikan dapat memicu percepatan pemulihan kondisi ekonomi dan psikologis para korban.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Gunakanlah bantuan ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan yang paling utama,” pesannya kepada para penerima manfaat.

Di akhir penyampaiannya, Wakil Wali Kota juga mengapresiasi kerja sama solid yang ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam penanggulangan bencana ini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BAZNAS Kota Padang, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergerak cepat menangani musibah kebakaran ini. Kolaborasi yang baik adalah kunci utama dalam mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana,” tuturnya.

Mengingat kondisi cuaca saat ini, Pemko Padang juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diajak untuk lebih teliti dan berkala dalam memeriksa instalasi listrik serta peralatan rumah tangga lainnya yang berpotensi memicu terjadinya korsleting atau kebakaran. (*)