BeritaDaerahHeadlinePadang

Pelukan Laut yang Belum Terlepas: Pencarian Rasyid dan Zafran di Pantai Ulak Karang Berlanjut Senin Pagi

×

Pelukan Laut yang Belum Terlepas: Pencarian Rasyid dan Zafran di Pantai Ulak Karang Berlanjut Senin Pagi

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN DIHENTIKAN- Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian terhadap Rasyid (8) dan Zafran (9) pada Minggu (19/4/2026) petang. Setelah melakukan penyisiran intensif selama seharian penuh di perairan Pantai Ulak Karang, keberadaan kedua bocah siswa SDN 06 Kampung Lapai yang terseret arus sejak Sabtu tersebut masih belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin (20/4/2026) pagi.

PADANG, POLIKATA.COM Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian terhadap Rasyid (8) dan Zafran (9) pada Minggu (19/4/2026) petang. Setelah melakukan penyisiran intensif selama seharian penuh di perairan Pantai Ulak Karang, keberadaan kedua bocah siswa SDN 06 Kampung Lapai yang terseret arus sejak Sabtu tersebut masih belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin (20/4/2026) pagi.

Hingga pukul 18.00 WIB, tim yang terbagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) telah menyisir area seluas ± 4 mil laut menggunakan perahu karet (LCR) dan metode penyisiran air. Namun, faktor jarak pandang dan kondisi malam hari membuat otoritas SAR memutuskan untuk menarik personel dari lapangan demi keamanan.

“Operasi hari ini kami tutup dengan hasil nihil. Sesuai rencana, tim akan kembali dikerahkan besok pagi, Senin (20/4/2026) pukul 07.00 WIB, dengan fokus area yang akan disesuaikan dengan prakiraan pergerakan arus laut,” ujar Kepala SAR Kelas 1 Padang, Abdul Malik, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga  Bukan Sekadar Jabat Tangan, Fadly Amran Ajak Warga Kelurahan Pisang Bangun Kota Lewat Hati

Upaya pencarian skala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Brimob, Pol Airud, BPBD, hingga relawan dan masyarakat setempat. Semua pihak berharap penyisiran di hari ketiga besok dapat memberikan titik terang terkait keberadaan kedua korban. (red)