PADANG, POLIKATA.COM- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, di pelataran Kantor Camat Koto Tangah pada Jumat (17/4/2026) sore.
Ajang dua tahunan ini diproyeksikan menjadi kawah candradimuka bagi ratusan kafilah muda menuju prestasi yang lebih tinggi.
Tercatat sebanyak 395 peserta yang mewakili 13 kelurahan siap beradu kemampuan di Kelurahan Lubuk Buaya sebagai pusat perlombaan. Selama tiga hari (17–19 April), para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang bergengsi, mulai dari Tilawah, Hifzil, Tartil, hingga Syarhil Qur’an.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang unjuk suara merdu atau hafalan semata, melainkan momentum krusial untuk evaluasi pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
“MTQ ini adalah bahan bakar motivasi bagi anak-anak kita agar lebih semangat mencintai Al-Qur’an. Ini sejalan dengan program Smart Surau dan penguatan lembaga pendidikan seperti TPQ hingga MDTA di Kota Padang,” ujar Maigus di hadapan para tamu undangan dan kafilah.
Lebih jauh, ia membocorkan strategi pemerintah kota dalam mencetak bibit unggul. Ke depan, pembinaan akan dilakukan secara berjenjang melalui Pondok Al-Qur’an di tingkat kecamatan hingga bermuara di Quran Center tingkat kota.
“MTQ tidak boleh berhenti pada euforia seremonial semata. Kepada para kafilah, pesan saya satu: jangan hanya mengejar piala, jadilah yang terbaik dalam proses dan terus berikan versi terbaik dari diri kalian,” tegasnya menyemangati.
Rangkaian acara pembukaan berlangsung semarak dengan pelantikan Dewan Hakim oleh Kepala KUA Koto Tangah, serta prosesi pemasangan toga secara simbolis oleh Camat Koto Tangah. Selepas pembukaan, kompetisi langsung digulirkan pada Jumat malam dan dijadwalkan mencapai puncaknya pada prosesi penutupan, Minggu (19/4) mendatang.
Melalui MTQ ke-42 ini, Kecamatan Koto Tangah optimistis dapat melahirkan “Permata Qur’ani”—generasi yang tidak hanya berprestasi di atas panggung, tetapi juga berakhlak mulia di tengah masyarakat dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (red)












