Berita

Ujian Sabar Sebelum ke Tanah Suci: Kisah 393 Jemaah Haji Pasaman Tembus Macet Silaiang Menjelang Tengah Malam

×

Ujian Sabar Sebelum ke Tanah Suci: Kisah 393 Jemaah Haji Pasaman Tembus Macet Silaiang Menjelang Tengah Malam

Sebarkan artikel ini
TIBA DI ASRAMA HAJI— Rombongan jemaah haji Kloter 10 Embarkasi Padang asal Kabupaten Pasaman sempat terjebak kemacetan panjang di kawasan Silaiang, Padang Panjang, sebelum akhirnya berhasil mencapai Asrama Haji Tabing pada Minggu (3/5/2026) menjelang tengah malam.

PADANG, POLIKATA.COM— Ujian kesabaran sudah dimulai bahkan sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci. Rombongan jemaah haji Kloter 10 Embarkasi Padang asal Kabupaten Pasaman sempat terjebak kemacetan panjang di kawasan Silaiang, Padang Panjang, sebelum akhirnya berhasil mencapai Asrama Haji Tabing pada Minggu (3/5/2026) menjelang tengah malam.

Lima bus yang membawa jemaah asal Pasaman baru memasuki gerbang asrama sekitar pukul 23.00 WIB. Kedatangan mereka yang terlambat dari jadwal ini disambut langsung oleh Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, M. Rifki, bersama jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Kami turut prihatin atas kendala kemacetan yang dialami jemaah dari Pasaman. Namun, kami berharap ini menjadi bagian dari ujian yang justru menambah kesabaran Bapak dan Ibu dalam menjalankan ibadah haji,” ujar M. Rifki saat menyapa para jemaah yang tampak lelah namun tetap antusias.

Baca Juga  Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Ajak Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026

Berbeda dengan rombongan Pasaman, tujuh bus jemaah asal Pasaman Barat telah lebih dulu tiba pada pukul 21.00 WIB dengan pengawalan dari pemerintah daerah setempat. Meski sempat terkendala arus lalu lintas, Ketua Kloter 10, Busra Nazir, memastikan bahwa seluruh jemaah yang berjumlah 393 orang dalam kondisi sehat walafiat.

Agenda Padat Menuju Madinah

Setelah tiba di asrama, para jemaah diminta untuk memaksimalkan waktu istirahat. Pasalnya, jadwal keberangkatan menuju Arab Saudi terhitung cukup padat.

Berdasarkan jadwal resmi, Kloter 10 akan bertolak menuju Madinah pada Senin (4/5/2026) pukul 21.05 WIB melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Mereka akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 3510.

Baca Juga  Jauh-Jauh dari Belanda, Perempuan 24 Tahun Ini Cari Jejak Leluhur Pendiri Pabrik Indarung I Semen Padang

Sebelum terbang, jemaah harus melewati serangkaian prosesi akhir:

15.30 WIB: Jemaah mulai memasuki Aula Keberangkatan untuk pengecekan terakhir.

18.05 WIB: Proses boarding menuju bus bandara.

02.00 WAS (Selasa, 5/5): Diperkirakan mendarat di Madinah, Arab Saudi.

Untuk memastikan kelancaran ibadah, Kloter 10 didampingi oleh tim petugas yang solid, di antaranya Busra Nazir (Ketua Kloter), Asrul (Pembimbing Ibadah), serta tim medis dr. Titia Yuliska dan Syafliadi. Turut serta dalam rombongan Petugas Haji Daerah (PHD) Sifrowati dan Misra Yetti yang siap sedia melayani kebutuhan jemaah selama di perjalanan dan di Tanah Suci. (red)