Karena dari segi kinerja mendinginkan, AC jenis ini lebih lama mendinginkan daripada AC standar maupun inverter. Namun sekali lagi, kelebihannya adalah irit pada penggunaan listrik, sehingga cocok untuk Anda yang ingin mengurangi pengeluaran untuk listrik rumah.
4. AC Berteknologi Hybrid
Beralih dari AC low watt, ada jenis AC yang masih cenderung langka di pasaran, yaitu AC hybrid. AC jenis ini dapat bekerja juga untuk menghemat listrik karena PK (satuan daya) bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Biasanya, terdapat tiga pengaturan PK pada AC jenis ini, yaitu PK 1, PK 2, dan PK 3. Semakin tinggi PK maka semakin tinggi pula daya AC tersebut. Meskipun dari segi listrik irit, namun harga beli AC ini masih cukup tinggi karena belum banyak beredar di Indonesia.
5. AC Dinding atau AC Jendela
AC tidak hanya ada di ruangan, ada juga model AC yang dipasang pada dinding eksternal. Fungsi AC ini adalah untuk mendinginkan kamar dan area terbuka dengan jangkauan 50 meter persegi.
AC dengan teknologi ini efektif digunakan ketika musim panas, misalnya digunakan pada ruang tamu dan area teras agar tetap sejuk. Namun penggunaannya memang masih jarang di Indonesia, sehingga harganya cenderung mahal.
Jadi pilih AC jenis apa untuk rumah Anda? Setelah membaca panduan memilih AC yang tepat diatas, kini Anda bisa memilih jenis AC yang paling sesuai dengan rumah Anda. Tentu dengan tetap mempertimbangkan budget pembelian, perawatan, serta biaya listrik.





