“Jika berada di luar ruangan, maka berlindung, hindari benda-benda yang mungkin menimpa, seperti pohon, tembok, tiang dan kabel listrik, papan reklame, dan lainnya,” ujar Fadly Amran.
Ketika tanda gempa bumi berakhir, warga segera menuju titik kumpul dan mengecek kondisi anggota keluarga. Empat menit setelah sirene gempa berbunyi, akan dibunyikan sirene susulan, tanda akan terjadi tsunami.
“Ketika tanda tsunami berbunyi pukul 10.04 WIB, warga yang berada di zona merah tsunami segera berjalan cepat menuju tempat evakuasi sementara (TES), tempat evakuasi akhir atau tsunami safe zone terdekat, serta mengecek kembali kondisi anggota keluarga,” kata wali kota.
Simulasi ini diperkirakan berakhir pukul 11.00 WIB. Warga kemudian kembali ke rumah masing-masing. Pemerintah Kota Padang berharap, 200.000 warga di 55 kelurahan mengikuti kegiatan ini dengan serius dan tertib.(*/red)
