BeritaDaerahDharmasrayaHeadlineSumatera Barat

Amuk Massa di Dharmasraya: Diduga Curi Getah Karet, Motor Scoopy Pelaku Hangus Dibakar

×

Amuk Massa di Dharmasraya: Diduga Curi Getah Karet, Motor Scoopy Pelaku Hangus Dibakar

Sebarkan artikel ini
MOTOR DIBAKAR- Amarah warga Jorong Koto Dibawah, Nagari Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya tak terbendung lagi. Sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang diduga kuat milik pelaku pencurian hasil bumi ludes dibakar massa setelah pemiliknya tertangkap basah beraksi di kebun karet milik warga, Rabu (29/4/2026) sore.

DHARMASRAYA, POLIKATA.COM – Amarah warga Jorong Koto Dibawah, Nagari Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya tak terbendung lagi. Sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang diduga kuat milik pelaku pencurian hasil bumi ludes dibakar massa setelah pemiliknya tertangkap basah beraksi di kebun karet milik warga, Rabu (29/4/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Aksi main hakim sendiri ini dipicu oleh keresahan petani yang kerap kehilangan hasil keringat mereka.

Insiden bermula saat seorang petani bernama Purwanto tengah asyik menyadap karet di kebunnya di Nagari Koto Besar. Bukannya membawa pulang hasil panen, Purwanto justru mendapati satu karung getah karet miliknya telah raib dari tempat penyimpanan.

Baca Juga  Naik Kelas! Dharmasraya Sukses Sabet Opini WTP Murni LKPD 2025

Kapolsek Sungai Rumbai, AKP Agus Salem, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, laporan kehilangan dari korban memicu reaksi cepat warga sekitar yang kemudian menyisir lokasi.

Di sana, warga menemukan motor pelaku yang tertinggal, sementara sang terduga maling memilih langkah seribu masuk ke dalam hutan.

“Warga yang sudah tersulut emosi langsung melampiaskan kekesalan ke kendaraan yang diduga milik pelaku. Motor tersebut dibakar di lokasi kejadian,” ungkap AKP Agus Salem.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya mulai terendus. Sementara itu, kerangka motor yang telah hangus kini diamankan di Mapolsek sebagai barang bukti.

Baca Juga  Pelari Solok Selatan Gusti Andra dan Nurul Izza Rajai Dharmasraya Merah Putih Run 2026

Pihak kepolisian pun mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak bertindak anarkis di kemudian hari. Namun bagi warga Koto Besar, aksi bakar motor ini adalah pesan keras, jangan berani-berani mengusik mata pencaharian mereka. (red)