LUBUK BASUNG, POLIKATA.COM— Suasana haru sekaligus penuh syukur menyelimuti kantor Cabang Bank Nagari Lubuk Basung. Sebanyak 52 orang Calon Jemaah Haji (CJH) yang merupakan nasabah Bank Nagari resmi dilepas oleh Bupati Agam, Benni Warlis, untuk menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis menekankan bahwa keberangkatan ini adalah pemenuhan panggilan suci. Ia mengingatkan para jemaah untuk tidak abai terhadap kondisi kesehatan selama di Arab Saudi, mengingat fisik yang prima adalah kunci kelancaran ibadah.
“Kesehatan adalah faktor utama agar seluruh prosesi ibadah dapat diikuti dengan sempurna. Kami mendoakan bapak dan ibu meraih predikat haji yang mabrur,” ujar Benni di hadapan para jemaah.
Tak hanya menitipkan pesan kesehatan, Bupati juga menitipkan doa khusus bagi keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Agam. Ia berharap para jemaah mendoakan agar daerah itu senantiasa dilindungi dari bencana.
Menariknya, penyelenggaraan haji tahun ini menandai tonggak sejarah baru. Benni Warlis menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang kini membentuk kementerian khusus untuk menangani haji dan umrah secara mandiri.
“Ini adalah langkah strategis Presiden RI agar pelayanan kepada jemaah semakin fokus dan optimal, tidak lagi bergabung di bawah kementerian agama secara umum,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Agam, Zulkarnain Batubara, mengungkapkan bahwa total ada 335 CJH asal Agam yang akan berangkat tahun ini. Mereka terbagi dalam dua kloter: Kloter 6 (308 jemaah) berangkat pada 29 April, dan Kloter 14 (27 jemaah) menyusul pada 8 Mei 2026.
Zulkarnain juga membeberkan fakta mengenai antrean haji yang semakin panjang. “Jemaah yang berangkat tahun ini rata-rata sudah mengantre selama 12 hingga 13 tahun. Bahkan, bagi pendaftar baru di Agam saat ini, masa tunggu telah mencapai 26 tahun,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Nagari Lubuk Basung, Abdul Rahman, menyatakan rasa bangganya atas keberangkatan 52 nasabah tersebut. Menurutnya, para jemaah ini bukan sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga berkontribusi pada daerah melalui kepercayaan mereka menggunakan layanan perbankan daerah.
“Dengan melakukan pelunasan biaya haji melalui Bank Nagari, para jemaah secara tidak langsung telah ikut serta mendukung pembangunan di Kabupaten Agam,” kata Abdul Rahman.
Acara pelepasan tersebut diakhiri dengan penyerahan jaket dan cendera mata secara simbolis oleh Bupati Agam kepada para jemaah sebagai bekal perjalanan menuju baitullah. (red)












