BeritaDaerahPasaman Barat

Peringatan Nuzulul Quran Pemkab Pasbar, Mukjizat Terbesar Rasulullah SAW yang tak Terbantahkan

1
×

Peringatan Nuzulul Quran Pemkab Pasbar, Mukjizat Terbesar Rasulullah SAW yang tak Terbantahkan

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN NUZUL QURAN- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 H/2026 M di Masjid Agung Baitul Ilmi, Simpang Empat, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail.

PASBAR, POLIKATA.COM — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 H/2026 M di Masjid Agung Baitul Ilmi, Simpang Empat, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail.

Dalam sambutannya, Doddy San Ismail menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan memiliki makna penting bagi umat Islam. Peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW menjadi momentum besar yang menandai awal diturunkannya petunjuk Allah SWT bagi umat manusia.

Menurutnya, Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya menjadi kitab suci untuk dibaca, tetapi juga pedoman hidup bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga  Prediksi BRI Super League: Semen Padang FC Siap Tempur Hadapi Juku Eja

“Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci yang dibaca untuk memperoleh pahala, tetapi juga pedoman hidup yang mengandung nilai-nilai kebaikan, keadilan, kejujuran, persatuan, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan Nuzulul Quran sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dengan membaca dan menghafalnya, tetapi juga memahami makna serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sekda menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga dari kekuatan nilai moral dan spiritual masyarakat.

“Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, insyaallah akan lahir masyarakat yang berakhlak mulia, jujur, amanah, serta memiliki semangat kebersamaan dalam membangun daerah,” tambahnya.

Baca Juga  Brimob Polda Sumbar Percepat Pembangunan 2 Jembatan Bailey di Palembayan, Agam

Ia berharap peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat semakin mempererat kebersamaan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian antarsesama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an, Pasaman Barat diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan, menuju Pasaman Barat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik, makmur, serta mendapat ampunan dan rida dari Allah SWT.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Buya Bukhori Ismirat dari Kota Padang, Sumatera Barat. (red)