BeritaDaerahDharmasrayaHeadline

Bupati Annisa Dukung Operasi Pekat Polres Dharmasraya: 9 Motor, 1 Mobil Curian, Puluhan Botol Miras dan 210 Liter Tuak Diamankan

6
×

Bupati Annisa Dukung Operasi Pekat Polres Dharmasraya: 9 Motor, 1 Mobil Curian, Puluhan Botol Miras dan 210 Liter Tuak Diamankan

Sebarkan artikel ini
HASIL OPERASI PEKAT- Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri press release hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di Mapolres Dharmasraya, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, serta dihadiri Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra.

DHARMASRAYA, POLIKATA.COM— Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri press release hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di Mapolres Dharmasraya, Senin (2/3/2026). Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemkab terhadap upaya penegakan hukum dan cipta kondisi menjelang serta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, serta dihadiri Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra dan perwakilan Kejaksaan Negeri Dharmasraya yang diwakili Kasubseksi Pra Penuntutan Seksi Pidum, Febrian Akhirama Saputra.

Dalam pemaparannya, Kapolres menjelaskan bahwa Operasi Pekat dilaksanakan sejak 12 Februari hingga 28 Februari sebagai bagian dari operasi terpusat Mabes Polri. Tujuannya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Ramadhan.

Sebanyak 138 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan instansi terkait lainnya. Sasaran operasi meliputi perjudian (termasuk judi online), peredaran minuman keras, prostitusi, balap liar, tindak pidana umum seperti curat dan curanmor, serta penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga  Seluruh TPA Berakhir 2028: Kota Payakumbuh Percepat Strategi Menuju 100 Persen Sampah Terkelola

Kapolres menyebutkan, selama operasi berlangsung, patroli dan razia dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi penyakit masyarakat, seperti warung remang-remang, hotel, penginapan, hingga kawasan rawan balap liar, baik pada sore, malam, maupun dini hari.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 27 botol minuman keras berbagai merek dan 210 liter tuak. Selain itu, turut diamankan 9 unit sepeda motor hasil curanmor dan 1 unit mobil. Untuk kasus perjudian, polisi menyita uang tunai sebesar Rp233.000 sebagai barang bukti.

Dalam penindakan narkotika, aparat mengamankan sabu seberat ±21,29 gram dan ganja ±519,4 gram, serta sejumlah tersangka dari berbagai tindak pidana yang berhasil diungkap selama operasi. Lima warung remang-remang juga dilakukan pembinaan dan penertiban.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penindakan secara berkelanjutan, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga setelahnya.

Baca Juga  Tarawih Perdana di Masjid Muhajirin, Gubernur Ajak Warga Jaga Kebersamaan dan Silaturahmi

“Kami berkomitmen menjaga Dharmasraya tetap aman dan kondusif. Penindakan ini bukan semata represif, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Polres Dharmasraya. Ia menyebut bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten bersama Polres telah menerbitkan surat edaran terkait larangan penyakit masyarakat, termasuk narkoba, miras, dan perjudian.

“Surat edaran tersebut adalah bentuk komitmen bersama. Hari ini kita melihat implementasi nyatanya melalui Operasi Pekat yang dilaksanakan secara serius dan terukur oleh Polres Dharmasraya, Satpol PP, Badan Kesbangpol dan Dishub Dharmasraya ” ujar Bupati.

Ia berharap sinergi lintas sektor ini terus diperkuat sehingga upaya pemberantasan penyakit masyarakat dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga Dharmasraya. (red)