BeritaHeadlinePadangSumatera Barat

Polda Sumbar Bentuk Desk Ketenagakerjaan, Percepat Penanganan PHK dan Sengketa Buruh

8
×

Polda Sumbar Bentuk Desk Ketenagakerjaan, Percepat Penanganan PHK dan Sengketa Buruh

Sebarkan artikel ini
DESK KETENAGAKERJAAN- Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, bertemu dengan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sumbar, Jumat (27/2/2026). Sesuai arahan Mabes Polri, Polda Sumbar telah membentuk Desk Ketenagakerjaan untuk membantu pekerja yang mengalami perselisihan hubungan industrial di Sumatera Barat.

PADANG, POLIKATA.COM — Komitmen Polda Sumatera Barat dalam menegakkan hukum di bidang hubungan industrial semakin nyata. Menindaklanjuti arahan Mabes Polri, Polda Sumbar resmi membentuk Desk Ketenagakerjaan di bawah Ditreskrimsus guna mempercepat penanganan berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Barat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan hal itu saat bertemu dengan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sumbar, Jumat (27/2). “Sesuai arahan Mabes Polri, Polda Sumbar telah membentuk Desk Ketenagakerjaan untuk membantu pekerja yang mengalami perselisihan hubungan industrial di Sumatera Barat,” ujarnya. Ia menegaskan, keberadaan desk ini menjadi bentuk keseriusan kepolisian dalam memberi kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi tenaga kerja.

Baca Juga  Bupati Tanah Datar Pimpin Kembali PBVSI Sumbar Periode 2025–2029

Direktur Reskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan menambahkan, unit tersebut akan menangani berbagai persoalan seperti pemutusan hubungan kerja sepihak, pesangon tidak dibayarkan, persoalan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga sengketa lain terkait hak-hak pekerja. “Kami akan bekerja maksimal menangani persoalan seperti PHK sepihak, pesangon tidak dibayarkan, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan. Sinergi dengan serikat pekerja sangat penting agar hak-hak tenaga kerja terpenuhi,” katanya.

Sekretaris SPSI-AGN Sumbar Hendri Pratama menyambut baik pembentukan Desk Ketenagakerjaan di Polda Sumbar. Menurutnya, langkah ini menjadi angin segar bagi buruh dan serikat pekerja yang selama ini menghadapi berbagai persoalan hubungan industrial. “Kami menyambut baik langkah ini. Desk Ketenagakerjaan menjadi angin segar bagi buruh di Sumbar untuk memperjuangkan hak-haknya secara adil,” ujarnya.

Baca Juga  Korban Banjir Bandang Terima 6 Huntap dari Willie Salim dan Ustaz Dery Sulaiman

Pembentukan Desk Ketenagakerjaan diharapkan menjadi kanal cepat bagi pekerja dan pengusaha untuk menyelesaikan sengketa secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus menciptakan iklim hubungan industrial yang sehat dan kondusif di Sumatera Barat. (*)