AgamBeritaDaerahSumatera Barat

Ramadhan Berselimut Duka, Wabup Agam Ajak Warga Tanjung Mutiara Bangkit Bersama

2
×

Ramadhan Berselimut Duka, Wabup Agam Ajak Warga Tanjung Mutiara Bangkit Bersama

Sebarkan artikel ini
PERJUANGAN UNTUK BANGKIT— Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal, menyerahkan sejumlah bantuan saat memimpin Safari Ramadhan ke Masjid Istiqamah Translok Ujuang Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Selasa (24/2/2026). Wabup mengajak masyarakat Tanjung Mutiara untuk berjuang bangkit bersama.

AGAM, POLIKATA.COM— Ramadhan 1447 Hijriah tahun terasa berbeda bagi masyarakat Kabupaten Agam. Akhir November 2025 lalu, beberapa daerah di Agam luluhlantak akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Beberapa bulan berlalu, sisa-sisa kerusakan banjir bandang masih terlihat. Suasana ibadah puasa tahun ini pun terlihat berbeda, diselimuti rasa haru dan perjuangan untuk bangkit.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal saat memimpin Safari Ramadhan ke Masjid Istiqamah Translok Ujuang Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Selasa (24/2/2026).

“Ramadhan kali ini berbeda dibanding tahun lalu. Beberapa bulan lalu daerah kita dilanda bencana. Sejumlah kecamatan terdampak, salah satunya Tanjung Mutiara,” ujar M Iqbal di hadapan jamaah.

Dijelaskan, dampak bencana menyebabkan banyak fasilitas masyarakat rusak, mulai dari rumah, masjid, sekolah, lahan pertanian, hingga infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

Seperti di Jorong Subang- Subang Nagari Tiku Limo Jorong, akses jalan hingga kini masih terputus, membuat wilayah tersebut terisolasi.

Kondisi serupa juga terjadi disejumlah kecamatan lain di Agam, di mana jalan dan jembatan banyak yang rusak bahkan putus.

Pemerintah Kabupaten Agam lanjutnya, telah melakukan pendataan terhadap seluruh kerusakan dan mengusulkan proposal perbaikan ke pemerintah provinsi maupun pusat.

“Kita berharap anggarannya bisa segera turun, agar kerusakan yang terjadi bisa segera ditangani. Mudah- mudahan kondisi sulit ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali beraktivitas normal,” harapnya.

Di tengah tantangan itu, Wabup juga mengapresiasi peran MDTA di Ujuang Labuang Timur yang dinilai cukup aktif dalam membina generasi muda.

“Dengan pendidikan agama yang kuat, kita bisa membentengi generasi dari perbuatan menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan daerah kita,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Safari Ramadhan Kabupaten Agam menyalurkan bantuan untuk Masjid Istiqamah senilai Rp20 juta, lima dus kain sarung serta paket alat kebersihan dari Baznas Agam.

Kepedulian juga datang dari Pemerintah Nagari Tiku Limo Jorong yang menyalurkan bantuan sebesar Rp2,5 juta.

Bahkan, wali nagari berkomitmen membantu dua unit AC dan dua unit kipas angin guna menambah kenyamanan jamaah dalam beribadah. (red)